BI: Rupiah menjadi yang terparah karena masalah nasional

Reporter Tribunnews.com Yanuar Riezqi Yovanda melaporkan-Jakarta-TRIBUNNEWS.COM-Bank Indonesia (BI) menyatakan rupiah akan terus berupaya menstabilkan rupiah di tengah berbagai tantangan terkait ekspektasi pasar selama pandemi Covid-19. kurs.

Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo mengatakan tidak mudah mengelola rupee untuk menstabilkan rupee karena pasar tidak kondusif bagi mata uang Garuda. Perekonomian global relatif tenang, rupee menjadi salah satu mata uang terburuk di Asia, “ujarnya dalam webinar, Jumat (3/7/2020).

Baca: Nilai tukar rupee 14.500 rupee untuk 1 dolar AS. Level

Menurut Dody, rupee telah melemah selama 7 hari berturut-turut, dan bulan lalu merupakan yang terlemah di Asia.Hal ini dipengaruhi oleh dua hal utama yaitu Covid-19 gelombang kedua dan DPR (DPR).

Permasalahan yang muncul, misalnya dampak Covid -19 gelombang II terhadap perekonomian Indonesia, termasuk masalah pembagian beban oleh DPR, ā€¯ujarnya. Dia turun menjadi 14.400 rupiah per dolar, sehingga pekerjaan BI menjadi lebih sulit. Kita telah melihat bahwa dalam beberapa hari terakhir, dompet asing yang mengalir ke SBN mulai membanjir masuk, tetapi jika kepercayaan mereka melemah, situasi ini bisa dibalik.

Pasar spot nilai tukar rupee terhadap dolar AS sebelumnya dibuka melemah hingga Rp14.468., Jumat (3/7/2020) .

Menurut data Bloomberg, posisinya lebih tinggi dibandingkan penutupan pada Kamis ( 2/7/2020) turun 0,63% menjadi Rp147.878 per dolar AS. Ariston Tjendra dari PT Monex Investindo Futures mengatakan bahwa sentimen negatif masih membayangi tren aset berisiko.

Pasar mengkhawatirkan penyebaran Covid-19 pertumbuhan.

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon