Hanya 200.000 UMKM yang menerima manfaat insentif, yang merupakan masalah

Laporan Reporter Tribunnews.com Reynas Abdila-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo Kementerian Keuangan mencontohkan, hanya 201.800 UMKM yang menerima pendapatan insentif pajak penghasilan (PPh) yang didukung pemerintah. – Angka ini hanya menempati 8% dari total jumlah UMKM yang berpotensi mendapatkan pemasangan PPh final.

“Berdasarkan statistik kami sejauh ini, jumlah UKM yang mengajukan pendapatan baru adalah 200.000, dibandingkan tahun lalu 2,3 ​​juta. Obrolan online, Senin (13 Juli 2020).

Baca: Saat Pandemi, Sandiaga Uno Anjurkan UMKM Kerja Sama-Bacaan: Kampanye Peningkatan Kesadaran UMKM di Bidang Pertanian Melalui Pengusaha Pertanian – Dikatakannya Pajak Sudah Dikirimkan ke 2 Juta Peserta UMKM Melalui Email Insentif untuk upaya sosialisasi. Dalam hal ini Dirjen Pa tidak boleh mengundang UMKM yang belum disetujui Covid-19 namun belum terdaftar di situs resmi Badan Administrasi Perpajakan Negara.

Ia mengatakan mengenai hal tersebut sudah tersedia UMKM mendapat informasi lengkap tentang fasilitas.Kami sudah keluarkan soal PMK 44 yang hanya menyampaikan informasi. Dia menjelaskan ini omzetnya, dan PPh binaan pemerintah seperti ini. 3 juta, tapi faktanya setinggi 7 juta rupiah. Belum lagi mereka Sudah terlibat dalam produksi. Victoria berkata bahwa mereka tidak mampu membeli buku.

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon