Ekonom: UKM akan menjadi “proyek percontohan” untuk Undang-Undang Create Works

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Ekonom Universitas Padjadjaran Anang Muftiadi meyakini jika RUU Ketenagakerjaan ini disahkan, maka akan sangat fokus untuk memajukan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Anang Muftadi “Will the Job Creation Act Pass” dilaksanakan pada hari Rabu (12 Agustus 2020).

Semangat RUU ini adalah menciptakan lapangan kerja untuk kemudahan berbisnis dan meningkatkan investasi. Semangat ini pula Perlu diketahui secara luas, terutama untuk sektor UMKM.

Baca: Pemerintah akan memberikan bantuan dana bergulir UMKM 4-9 juta Rp2 pada Agustus mendatang.Ketika usaha kecil menengah memulai usaha sendiri, bisa juga disebut penanaman modal dalam negeri, yang juga mendorong Tetapkan ladang. », Kata Anan.

Menurut Anan, Indonesia merupakan salah satu negara dengan sistem pengupahan yang paling rumit di dunia, yang melibatkan berbagai versi upah minimum. Undang-undang Hak Cipta mengatur bahwa dimungkinkan untuk mendorong pengusaha kecil dan menengah Terus Tumbuh.

Baca: Pemerintah Minta UMK Tidak Mendapat Bantuan Pendaftaran di Kantor Koperasi setempat- (Indonesia) Kemauan memulai usaha adalah yang terpenting.Ketika ada UMKM yang ingin membuka usaha dan mengecek aturan UMK dan UMP masing-masing. UMK dan UMP versi daerah mungkin sangat berbeda, dan pasti akan dipikirkan kembali, kata Anan.

Selain itu, Anan juga menilai perlu fokus pada pemerintah untuk memastikan adanya undang-undang tentang penciptaan lapangan kerja. Rancangan peraturan pemerintah di bawah draf tersebut dapat dilembagakan dengan tepat. Langkahnya, 9,1 juta usaha kecil dan menengah akan menerima bantuan keuangan sebesar 2,4 juta rupiah dari pemerintah- “agar penerapan undang-undang tersebut tepat dan efektif. Anan mengatakan: “Jangan sampai daerah mendapatkan aturan yang salah untuk menerapkan aturan turunan politik besar.”

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon