Dengarkan janji lembut hukum untuk menciptakan lapangan kerja: dari hak cuti haid hingga upah minimum

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah menjanjikan banyak hal yang bermanfaat bagi pekerja dalam “UU Cipta Kerja” yang disahkan dalam rapat paripurna DPR RI pada Rabu, 7 Oktober 2020. -Mulai dengan cuti melahirkan dan hak melahirkan dengan upah minimum. -Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto (Airlangga Hartarto) menyatakan bahwa pemerintah menjamin masa menstruasi dalam UU Cipta Kerja. . Ia mengatakan pada konferensi pers virtual: “Harus ada istirahat dan istirahat untuk mengabadikan waktu. Demikian pula dalam hal cuti melahirkan, menyusui atau haid, cuti tetap dilaksanakan sesuai dengan hukum dan tidak akan dihapus.” (10 Juli 2020).

Pada saat yang sama, Airlangga juga memastikan bahwa ketentuan lainnya bagi pekerja “atau pekerja lain” dalam “UU Cipta Kerja” tetap sesuai dengan aturan lama. — Di sisi lain, ia menambahkan, pekerja kontrak juga akan mendapatkan jaminan perlindungan upah dan perlindungan sosial. ama atau mereka yang membeli atau datang, ”ujarnya. -Dalam waktu yang sama, Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziah mengatakan bahwa“ UU Cipta Kerja ”tetap berlaku bagi pekerja atau pekerja dengan batasan waktu tertentu (PKWT) kontrak kerja. Atau buat ketentuan untuk syarat dan perlindungan pekerja kontrak. Dasar persiapannya. ”Ujarnya dalam jumpa pers virtual yang digelar Rabu (10 Juli 2020).

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon