Jika RUU penciptaan lapangan kerja disahkan, itu akan menjadi empat ancaman utama bagi pekerja kantoran

Jakarta, pembahasan TRIBUNNEWS.COM-DPR yang sedang berlangsung, memicu gelombang penolakan luas terhadap “Undang-Undang Penciptaan Perburuhan” (RUU). Masyarakat

Faktor-faktor seperti tenaga kerja, petani, nelayan dan lingkungan, termasuk pekerja kantoran atau pekerja kantoran. : KSPI: Ketidakpuasan Artis dengan RUU Promosikan Lapangan Kerja

Baca: Warga Kritik RUU Artis Promosikan Lapangan Kerja, Palace Tolak Bayar

Diantara 11 grup RUU Cipta Lapangan Kerja, Ancam Pekerja Kantoran Itu berasal dari kelompok kerja yang didefinisikan dalam Bab 4.

Bab dalam manual ini telah direvisi, dihapus atau ditetapkan peraturan baru tentang ketentuan tertentu dari “UU Ketenagakerjaan” No. 13 dan UU No. 40 tahun 2004. Sistem Jaminan Sosial Nasional dan Keputusan Nomor 24 Tahun 2011 tentang Lembaga Penyelenggara Jaminan Sosial. Melindungi angkatan kerja dan meningkatkan peran angkatan kerja dalam mendukung ekosistem investasi. “

Menurut berkas Kompas.com, jika UU Cipta Kerja berhasil disahkan, akan ada empat pasal yang mengancam pekerja kantoran .

1. Pengurangan waktu istirahat

Soal waktu istirahat, pembuatan RUU terkait pekerjaan Menghapuskan dua hari libur mingguan lima hari kerja.

Dalam Pasal 79 (2) huruf b Undang-Undang tersebut disebutkan bahwa istirahat mingguan adalah satu hari enam hari dalam seminggu.

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon