Pabrik MTBE dan B1 Chandra Asri mulai beroperasi untuk memenuhi permintaan nasional

Reporter Sanus Tribunnews.com-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-PT Chandra Asri Petrochemical Tbk telah mulai mengoperasikan dua pabrik metil tersier butil eter (MTBE) dan butena 1 (B1), yang mana Ini adalah Indonesia pertama. — Bahkan pada masa pandemi, pembangunan kedua pabrik tersebut berhasil diselesaikan sesuai jadwal, guna terus mendukung pemerintah Indonesia melalui rencana pemerintah Indonesia untuk meningkatkan penggunaan produk dalam negeri (P3DN) untuk menggantikan impor. Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian Kementerian Perindustrian, menyatakan industri petrokimia Indonesia berperan penting dalam substitusi impor, sehingga kita harus mendorong perkembangannya. Menteri Argus mengatakan, Senin (7/9/2020) .

Baca: Pandemi Covid-19 menjadi pendorong bagi industri real estate untuk mempercepat transformasi digital masi

Menurut data Kementerian Perindustrian tahun 2018, Indonesia masih mengimpor methanol Bahan kimia dasar, termasuk turunan MTBE dan B1, bernilai Rp 174 triliun.

Sampai saat ini impor methanol dan turunannya ke Indonesia berasal dari beberapa negara di negara tersebut. -Ketua Chandra Asri Erwin Ciputra mengatakan bahwa Chandra Asri ( Prioritas Chandra Asri adalah membantu pemerintah dan industri dalam negeri mengurangi ketergantungannya pada impor. Pada 2022 akan mencapai 35%, ā€¯ujarnya. Putra Menteri Pertanian ini kemudian menjadi komisaris PT Petrokimia Gresik – pembangunan pabrik MTBE dan B1 di Chandra Asri dikerjakan oleh Toyo Engineering Corporation (TOYO) dan PT Inti Karya Persada Tehnik (IKPT). 2018. Terima kasih kepada Toyo dan IKPT yang telah berhasil melaksanakan pembangunan selama pandemi sehingga pengoperasian pabrik dapat dimulai sesuai rencana kami “, tambah Erwin Ciputra. -Kedua pabrik ini juga merupakan pabrik batch pertama yang menggunakan Lummus di Indonesia Teknologi, teknologi ini merupakan pabrik pengolahan petrokimia tercanggih di dunia.

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon