Pengusaha harus menoleh agar bisnis mereka selamat dari pandemi Covid-19

Laporan Reporter Tribunnews Malvyandie Haryadi-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Pandemi Covid-19 atau virus corona memaksa banyak orang menjalani berbagai pemeriksaan. Pasalnya, hampir semua industri terkena pandemi Covid-19, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Hampir semua UMKM mengeluhkan penurunan pendapatan saat melakukan usaha di daerah. Dalam pandemi ini. Misalnya Indarti. Dessy mengakui pendapatan perusahaannya turun 50% selama pandemi. -Dessy mengatakan bahwa untuk bertahan hidup, dia harus berubah pikiran untuk menghindari penurunan tajam dalam pendapatan bisnisnya. Salah satunya adalah inovasi produk.

“Agar tidak terus menurun (pendapatan), tentunya kita melakukan inovasi,” kata Dessy Indarti belum lama ini. .

Baca: Kemenparekraf / Baparekraf menawarkan kursus master digital marketing gratis untuk pedagang kerajinan tangan – dia mengakui di masa pandemi ini, bisnis busana muslimnya memang turun pendapatan. Dessy mengatakan, sebelum epidemi meletus, bisnisnya merosot hingga hampir 50%.

“Hingga 50% (Pengurangan Pendapatan).” Bacaan: Wabah Covid -19 menjadi pendorong bagi UMKM untuk menerapkan QRIS- — Namun, ia selalu mengungkapkan rasa syukurnya atas prestasinya. Karena dibandingkan dengan pedagang lain, banyak orang yang menutup pintunya. Perusahaan pakaian muslim, terutama saat pandemi, perlu terus berinovasi agar pelanggan tetap tertarik dengan bisnisnya. Kedua, menurutnya, UMKM yang melakukan bisnis dalam pandemi ini harus tetap menerapkan protokol sanitasi. Menurutnya, implementasi kesepakatan sanitasi yang ditetapkan pemerintah sangat penting.

“Inovasi produk, sesuai SOP Covid-19 terus dikelola di sini,” ujarnya. Karena tidak semua usaha akan berjalan mulus. Tentunya, setiap bisnis pasti ada cobaan dan ujiannya.

“Jika saya tetap konsisten dan terus belajar,” katanya.

Dari sikapnya yang konsisten, inilah yang memungkinkan Dessy berhasil mengembangkan bisnisnya sendiri dan mengejar inovasi sehingga Dessy memiliki lebih dari 200 karyawan.

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon