Sri Mulyani yakin tidak akan menghalangi Kementerian Kesehatan dalam mengelola anggaran Covid-19

Reporter Tribunnews.com Yanuar Riezqi Yovanda melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Keuangan menyatakan, sejak virus Corona atau Covid-19 muncul di Indonesia pada Maret 2020, Presiden Joko Widodo bertindak cepat. -Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan Presiden Yokowi segera mengeluarkan “Perppu” karena ini masalah kesehatan dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) belum memiliki anggaran. Ini akan semakin kuat dalam 2-3 tahun ke depan- “Untuk Covid” 19 tidak ada dalam DIPA Kementerian Kesehatan, jadi tidak ada kendala, sehingga redistribusi dan reposisi Perpu dirilis. Dari situ kita bisa naikkan dana 75 triliun rupiah untuk bidang kesehatan untuk penanganan Covid-19, ”ujarnya saat rapat bersama panitia XI DPR, Senin 6/2020). Sri Muljani (Sri Mulyani), Kementerian Keuangan telah menetapkan peraturan berdasarkan Perpres agar Kementerian Kesehatan tidak terkendala anggaran.

“Agar Kementerian Kesehatan tidak merasa resah. Dia berkata, Judd, saya hanya mengambil tindakan yang diperlukan untuk menggunakan anggaran, silakan gunakan 100%.

Baca: Sri Mulyani Tersinggung Pencuri Anggaran Covid-19 Saat Bertemu dengan DPR

Di saat yang sama, Bank Dunia menambahkan bahwa proses pendanaan untuk Kementerian Kesehatan dilakukan sesuai dokumen anggaran Pengaturan.

“Untuk pengeluaran yang tidak cinta, pengeluaran harus berdasarkan dokumen anggaran. Baik itu rekening tunggal atau treasury management, berapa pun jumlah sertifikat pembayarannya,” pungkasnya.

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon