LPEI menerima pinjaman US $ 580 juta dari dua lembaga keuangan internasional

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Bank Ekspor-Impor Indonesia kembali mendapat kepercayaan dari dua lembaga keuangan internasional, yaitu Bank Ekspor-Impor China dan PT Bank ICBC Indonesia. Pinjaman dengan jumlah total 580 juta dolar AS.

Pinjaman tersebut berupa pinjaman berjangka bentuk pembiayaan Bank Ekspor-Impor China, dengan jumlah 200 juta dolar AS dan berjangka waktu 3 tahun (tiga tahun), sedangkan jumlah Indonesia PT Bank Industri dan Komersial Indonesia 380 juta dollar AS masing-masing bertenor tiga dan lima.

Daniel James Rompas, Chairman dan Executive Director LPEI, mengatakan 50% pinjaman dari Bank Ekspor-Impor China akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan eksportir untuk perputaran modal di masa mendatang. Memprioritaskan proyek yang mempromosikan perdagangan, investasi, dan infrastruktur antara Indonesia dan China.

Baca: Akibat Covid -19, Jumlah Pinjaman Perusahaan Jepang Meningkat Menjadi 572 Triliun Yen- “Pinjaman ini akan digunakan untuk menunjang kebutuhan modal kerja nasabah LPEI ke depan untuk mendorong kerjasama Indonesia dan China. Impor dan ekspor tumbuh. ”James Rompas (James Rompas) dalam siaran pers resminya, Senin (28/9).

Menurutnya, kerja sama LPEI dengan Bank Ekspor-Impor China menunjukkan bahwa sinergi Bank Ekspor-Impor yang tergabung dalam Forum Bank Ekspor-Impor Asia tersebut disebabkan oleh pandemi Covid-19.

Pada saat yang sama, diharapkan sinergi antara LPEI dan PT Bank ICBC Indonesia juga dapat membantu mempercepat pertumbuhan ekspor dalam negeri dengan memberikan pembiayaan kepada industri yang berorientasi ekspor.

Diharapkan juga mendapatkan pinjaman ini dari PT Bank ICBC Indonesia agar LPEI dapat memberikan jangka waktu pembiayaan yang relatif lama.

Selain itu, kerjasama ini juga membuktikan bahwa LPEI sebagai special mission tool (SMV) di bawah Kementerian Keuangan terus mendapatkan kepercayaan dan dukungan dari dunia internasional dalam proses pelaksanaan laporan keuangan internasional. Tugas undang-undang tersebut adalah mendorong kinerja ekspor negara.

Baca: Perekonomian nasional sedang dalam tren kurang baik, dan Bank Mandiri terus berjanji memberikan pinjaman

Pinjaman ini juga sebagai bentuk amanah. Lembaga keuangan internasional di LPEI memperoleh pembiayaan untuk mendukung kegiatan perdagangan luar negeri ac. Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut di masa mendatang, ”ujarnya.

Selain itu, dalam keadaan yang semakin sulit, LPEI akan terus mengupayakan pembiayaan dengan biaya yang kompetitif.

Dengan begitu dana tersebut dapat digunakan. Diberikan dalam bentuk pembiayaan, jaminan dan jaminan, ini akan membantunya untuk menyimpulkan: “Pemulihan ekonomi negara. LPEI berkomitmen untuk mencari sumber pembiayaan dengan suku bunga yang kompetitif sambil melakukan diversifikasi sumber pembiayaan.

Berita ini disiarkan secara Tunai, dengan tajuk utama: LPEI menerima pinjaman US $ 580 juta dari dua lembaga

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon