Analis: Pelonggaran dan standar baru PSBB dapat meningkatkan emiten ritel dan pusat perbelanjaan

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Di tengah pandemi COVID-19, pemerintah telah menyiapkan skenario kehidupan normal baru.

Salah satu kebijakan yang akan dilaksanakan melibatkan sektor komersial, antara lain akan adanya pertokoan, pertokoan dan perkantoran yang akan dibuka secara bertahap dan permanen. Prioritaskan perjanjian sanitasi.

Ini untuk memungkinkan koeksistensi manfaat kesehatan dan ekonomi.

Baca: Laksamana Yudo Magono Perintahkan TNI AL beradaptasi dengan Normal Baru

Bacaan: Isu Normal Plan Baru, Muhammadiyah Menyentuh PSBB: Ini Bikin Orang Bingung– –Baca: Akibat Penurunan Konsumsi Masyarakat, Laju Inflasi Mei 2020 Diperkirakan Sangat Rendah

Jaringan pusat perbelanjaan terbesar PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) Indonesia, melalui jaringan Perpustakaan Indonesia, juga bersiap Prioritaskan perjanjian sanitasi dan pilih penyewa di berbagai jaringan pusat perbelanjaan untuk menyambut kebijakan normal baru. Menanggapi kebijakan pembatasan sosial skala besar (PSBB) di berbagai wilayah, pengoperasian Jaringan Liberal juga telah disesuaikan, dan hanya penyewa terbuka terkait kebutuhan dasar, rumah tangga, dan produk kesehatan yang dibuka. –Staf Lippo Shopping Center juga akan mengecek suhu pengunjung sebelum memasuki mall.

Di banyak tempat penting disediakan papan pajangan digital untuk mengingatkan pengunjung agar memperhatikan kebiasaan kesehatan fisik, seperti memakai masker dan menjaga jarak fisik minimal satu meter. Desinfeksi hand sanitizer dan transaksi non tunai dilakukan setiap jam.

Tidak hanya itu, agen yang memberikan pelayanan kepada wisatawan juga menggunakan masker wajah. Pejabat akan mengatur turis terdekat untuk mengurangi keramaian.

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon