Gaji ke-13 ASN, TNI dan Polri akan dicairkan dalam waktu dekat

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Kementerian Keuangan (Kemenkeu) belum bisa memastikan pembayaran gaji ke-13 yang dibayarkan oleh Pegawai Negeri Sipil Nasional (ASN), TNI, dan Polri. Menteri Keuangan Askolani mengatakan pemerintah belum membahas pembayaran gaji pada tanggal 13.

Hal ini karena pemerintah masih fokus menangani pandemi Covid 19 dan dampak yang ditimbulkannya. Fokus penanganan Covid-19 serta dampaknya yang mendesak dan mendesak, “ujarnya kepada Kompas.com, Rabu (24/6/2020).

Baca: Menghadapi Normal Baru, KemenPAN-RB menilai jumlah ASN Demand-Yustinus Prastowo, Pakar Komunikasi Strategis Kementerian Keuangan, juga mengutarakan pandangan senada. -Partai Komunis mengaku tak bisa menanggapi pembayaran gaji nomor 13. -Pada kenyataannya, pemerintah masih fokus pada rencana pemulihan ekonomi nasional. (PEN) Lanjutkan. “Katanya.

Menteri Keuangan Sri Mulyani sebelumnya mengatakan gaji menempati urutan ke-13 yang masuk dalam daftar Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020.

Tahun lalu gaji peringkat ke-13 sesuai jadwal yang ada, yaitu Juni 2019. Tahun 2019, gaji ke-13 ASN menghabiskan anggaran Rp 20 triliun. Informasi, ASN, TNI, dan Polri Tunjangan Hari Raya (THR) 2020 tak mengabulkan semua jabatan.

Tahun ini, PNS yang memperoleh THR adalah seluruh jajaran pengurus dan anggota TNI-Polri, hakim, dan hakim agung, sederajat dengan jabatan tingkat ketiga.

Pegawai tahap pertama dan kedua, PNS daerah, PNS, presiden, menteri, DPP dan DPP tidak menerima THR 29.382 triliun rupee untuk memberikan THR kepada PNS.Namun, ini sama dengan yang pertama 13 Waktu pembayaran gaji dan penerima manfaat masih menunggu kepastian.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Upaya Minis Keuangan: Gaji ke-13 ASN, TNI dan Polri Belum Dibayar dalam Waktu Dekat”.

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon