Itulah besaran pajak yang harus dibayarkan Netflix C kepada pemerintah Indonesia

Reporter Tribunnews.com Yanuar Riezqi Yovanda melaporkan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Departemen Keuangan dan Perpajakan (DJP) menyatakan bahwa enam perusahaan telah ditunjuk untuk memungut Pajak Pertambahan Nilai (PPN) produk digital luar negeri pada gelombang pertama. -Tempat keenam adalah Amazon Web Services Inc., Google Asia Pacific Pte. Ltd., Google Ireland Ltd., Google LLC. , Netflix International BV dan Spotify AB.

Direktur Pendidikan, Pelayanan dan Humas Administrasi Perpajakan Negara menjelaskan bahwa Hestu Yoga Saksama adalah pajak pertambahan nilai pembeli dan harga yang dibayarkan 10% dari harga belum termasuk pajak.

“Kemudian harus dicantumkan pada kuitansi yang dikeluarkan penjual sebagai bukti pemungutan pajak pertambahan nilai”, ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (7/6/2020).

Hestu menggugat atas pembelian tersebut. Pajak pertambahan nilai yang dibayarkan kepada pelaku komersial asing atas barang atau jasa yang digunakan dalam kegiatan komersial dapat diklaim oleh pengusaha yang terlibat dalam pajak masukan.

Baca: Indonesia resmi pungut pajak enam perusahaan digital termasuk Netflix dan Spotify,

“Untuk memungut pajak input, pengusaha harus memberi tahu pembeli tentang nama dan NPWP mereka, dan Termasuk dalam sertifikat PPN “, katanya.

Baca: Telkom Group membuka akses layanan Netflix

Menangkan kemenangan Jika memilih tidak mencantumkan nama pembeli dan NPWP, Anda selalu bisa Kurangi pajak masukan.

Cara ini berlaku selama tanda terima pembayaran memuat alamat email pembeli yang terdaftar sebagai alamat email pengusaha kena pajak di sistem informasi DJP. — “Hestu menyimpulkan:” Atau ada dokumen yang menunjukkan bahwa akun pembeli di sistem elektronik penjual berisi nama pembeli dan NPWP atau alamat email yang disebutkan di atas.

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon