Menteri Koperasi kembali menegaskan pentingnya penguatan fondasi perekonomian nasional

Reporter Tribunnews.com melaporkan, Reynas Abdila-TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Teten Masduki menegaskan upaya penguatan yang menguntungkan perekonomian nasional akan menjadi kunci utama percepatan pemulihan ekonomi negara-negara terdampak. Pandemi Covid-19. -Apa yang dia sampaikan saat menjadi keynote speaker dialektika “pahlawan ekonomi usaha kecil, menengah dan mikro selama pandemi”? Akan diadakan secara online pada hari Selasa (9 September 2020).

Baca: Menteri Koperasi Mengatakan Kekuatan Perekonomian Indonesia Ia mengatakan: “Menurut saya perekonomian nasional sangat penting, apalagi sekarang untuk menjawab tiga pertanyaan besar yaitu lapangan kerja, permintaan pangan dan kesehatan.” Hal itu sangat penting untuk memperkuat fondasi perekonomian nasional. Penting, apalagi jika perekonomian Indonesia didukung oleh konsumsi masyarakat dan masyarakat. Dalam dua tahun ke depan, kita akan lebih mengandalkan kekuatan perekonomian nasional, terutama tenaga industri hulu. Pertanian dikatakan mengalami peningkatan sebesar 16% saat terjadi pandemi, ”imbuhnya. -Untuk perekonomian dalam negeri khususnya Sektor yang memberikan kontribusi signifikan bagi pertanian. Menurutnya, jika kekuatan ekonomi dalam negeri mampu menjawab tantangan ketiga isu utama tersebut, maka perekonomian nasional dapat segera pulih. — Te Ten juga berkomitmen untuk Masalah digital koperasi dan UMKM, yang ia sebut solusi saat pandemi. “Dibandingkan dengan kuartal II 2019, penjualan pasar digital mengalami peningkatan sebesar 26%, sehingga mencapai pertumbuhan yang luar biasa; terutama makanan Dan produk minuman, sembako, buku pelajaran sekolah dan produk kesehatan dasar. Dan sayangnya, hanya 13% dari seluruh UMKM yang terhubung ke pasar digital. “- Oleh karena itu, pihaknya mendorong lebih banyak lagi UMKM untuk masuk ke platform digital, apalagi saat ini 97% wilayah Indonesia sudah bisa mengakses Internet. — Pemerintah telah menyusun serangkaian kebijakan khusus untuk memastikan UMKM berada dalam pandemi Covid-19. Bertahan dalam proses, termasuk restrukturisasi hutang, bunga 6 bulan dan subsidi pajak.

Kebijakan terbaru adalah memberikan Rp 2,4 juta kepada 12 juta peserta usaha mikro dalam bentuk subsidi di bawah rencana Banpres untuk memproduksi usaha mikro — Juga didorong berbagai program lainnya, antara lain penguatan permintaan masyarakat, pasokan dan daya beli serta produk koperasi BUMN dan UMKM.

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon