Fakta membuktikan bahwa 2,5 juta penerima BLT adalah perempuan kepala keluarga

Reporter Tribunnews.com Fransiskus Adhiyuda

Jakarta Laporan TRIBUNNEWS.COM-Menteri Desa, Daerah Miskin, dan Imigrasi Abdul Halim Iskandar mengatakan bahwa 8 juta bantuan tunai desa diuntungkan Dari jumlah tersebut, 2,5 juta adalah perempuan. Kepala rumah tangga.

Menurut Halim, selama pandemi Covid-19, perempuan kepala keluarga ini tidak pernah mendapat bantuan pemerintah. Usai rapat terbatas yang dipandu Presiden, Haring mengatakan: Jokovy lolos program YouTube Sekretariat Presiden pada Kamis (24/9/2020).

Pekka adalah perempuan yang menjalankan tugas keluarga Kepala rumah tangga. -Baca: BLT Rp. Biaya sebesar $ 600.000 untuk tahap keempat akan dibayarkan, itulah sebabnya Kementerian Tenaga Kerja harus memulihkan 150.000 rekening penerima manfaat – yaitu, seorang wanita yang menjadi kepala keluarga karena perceraian dengan suaminya, yang tidak dapat menjadi Pencari nafkah mungkin menganggur, suaminya pergi tanpa kehidupan untuk waktu yang lama, tidak menikah tetapi didukung. : Inilah mengapa masih ada sebagian pegawai yang tidak menerima BLT Rp. 600.000

Halim mengatakan total dana desa yang dialokasikan ke rekening desa mencapai 52 triliun rupiah. Dana tersebut digunakan untuk desa-desa dalam “Covid-19 Intervention”, desa padat uang dan pembangunan infrastruktur, mencapai Rp11,9 triliun.

Pada saat yang sama, investasi anggaran BLT desa mencapai Rp15,4 triliun. Rp. Dengan demikian total dana yang terserap Rp 27,3 triliun.

“Sisa Rp43 T dibagi dua bagian yaitu Rp 13,06 T, sehingga BLT akan bertahan hingga Desember 2020, sehingga tidak bisa dirusak,” kata Haring.

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon