Chatib Basri: Perekonomian harus bergerak menuju pembangunan berkelanjutan

Reporter Tribunnews.com Reynas Abdila-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Ekonom dan mantan Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan bahwa ekonomi mau tidak mau harus Menuju keberlanjutan yaitu keawetan. Ia menjelaskan dalam webinar “Economic Outlook: Opportunities”: “Mencapai tujuan pertumbuhan tanpa mempertimbangkan pembangunan berkelanjutan.” Indonesia (Senin / 26 Oktober 2020) keluar dari resesi.

Baca juga: Menteri Koperasi: Pengendalian masalah kesehatan adalah kunci pemulihan ekonomi usaha kecil dan menengah – melalui rencana semacam ini, proyek investasi yang berdampak negatif terhadap lingkungan akan sulit memperoleh pembiayaan.

Akibatnya, pembiayaan industri menjadi lebih mahal.

“Suka atau tidak suka, masyarakat perlu beralih ke pihak yang dapat mendukung keberlanjutan. Kata Chatib.-Chatib mengatakan bahwa pemerintah harus menangani atau mengintervensi industri inovatif dalam konteks pembangunan berkelanjutan. Untuk mengintervensi. -Chatib meyakini salah satu intervensi yang dilakukan adalah dengan memberikan insentif pajak untuk pengembangan perusahaan yang berkelanjutan.

Baca juga: Ekonomi digital Asia Tenggara diperkirakan mencapai US $ 124 miliar

dengan demikian Perusahaan dengan eksternalitas negatif atau tidak lestari dikenai pengawasan pajak. -Chatib mencontohkan. Tidak perlu mensubsidi bahan bakar fosil. Dana subsidi bisa digunakan untuk mendukung pembangunan sektor yang berkelanjutan, seperti listrik Mobil Chatib.

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon