PLN mengklaim harga listrik turun, pelanggan besar dan perusahaan

TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN mendukung penuh keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif untuk menurunkan penyesuaian tarif bagi pelanggan kelas bawah. — Perintah Menteri itu Senin (31/8) kepada Dirut PT PLN (Persero) Zulkifli Zaini, isi surat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral.

Executive Vice President Komunikasi dan CSR PLN Agung Murdifi menyatakan bahwa ketenagalistrikan telah menjadi miliknya, PLN siap melaksanakan keputusan ini untuk mendukung seluruh aktivitas di masyarakat.

Baca: Pertamina mewajibkan masyarakat tetap bisa membeli Pertalite dan berkualitas tinggi di pasaran. Jangan khawatir— “Dalam situasi yang semakin menurun ini, pemerintah dan PLN berharap dapat memberikan ruang bagi pelanggan kelas bawah agar lebih banyak listrik yang dapat digunakan untuk menunjang kegiatan ekonomi dan sehari-hari,” jelas Argonne, Selasa (09) / 01/2020)

Dia menambahkan bahwa tingkat pengurangan yang diterapkan untuk kelas bawah tidak termasuk ketentuan apapun. — “Silakan manfaatkan tarif pengurangan ini. Argonne menambahkan.” – Regulasi ini berlaku mulai Oktober 2020 hingga Desember 2020. Rendahnya harga listrik per kilowatt hour yang semula 1.467 / kWh, kini naik menjadi 1.444,70 / kWh atau turun 22,5 / kWh.

“Keputusan ini diambil pemerintah mengingat kondisi ekonomi masyarakat yang terdampak pembangkit listrik Covid-19. Ini sebagai bentuk pemerintah memberikan kemudahan dan solusi kepada pelanggan listrik,” kata Agung. Baca: Pemerintah Resmi Turunkan Harga Listrik Tegangan Rendah Ini Respon PLN Selain itu, Argonne juga menjelaskan bahwa penurunan harga listrik memperhatikan kondisi ekonomi masyarakat yang terdampak Covid-19.

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon