Garuda Indonesia menghidupkan kembali pariwisata dan menyerukan pemulihan infrastruktur transportasi

Reporter Tribunnews.com Hari Darmawan melaporkan – Komisaris PT Jakarta Jakarta TRIBUNNEWS.COM, Indonesia, menyatakan bahwa akibat pandemi virus Corona atau pandemi Covid-19, infrastruktur pendukung transportasi perlu dimulai kembali untuk memulihkan pariwisata.

“Untuk menghidupkan kembali industri pariwisata khususnya di Yogyakarta tentunya infrastruktur dan sarana penunjang harus diaktifkan kembali untuk menunjang biro perjalanan,” diskusi online Vanid, Minggu (19/7/2020). Kata dalam. Baca: Garuda Indonesia sedang mempersiapkan penerbangan langsung ke Denpasar sebagai incaran wisatawan mancanegara – menurut dia, industri penerbangan saat ini sedang menderita pandemi Covid-19.

Dia mengungkapkan pendapatan Garuda Indonesia saat ini telah turun hingga 90%.

Ini masalah besar, karena dulu ada ratusan pesawat terbang setiap hari selama sebulan, tinggal menunjuk dengan jari tangan saja, “kata Yenny.

Tapi, lanjut Yenny, Indonesia Garuda tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.Meski frekuensinya menurun, masyarakat tetap harus pergi ke berbagai pelosok Indonesia bahkan ke luar negeri. Yenny juga mengatakan saat wabah Covid-19 merebak, pesawat ini merupakan sarana transportasi teraman karena Ia menggunakan teknologi penyaringan udara partikulat efisiensi tinggi (HEPA). Yenny berkata: “Filter ini dapat menyaring hampir 99,9% bakteri di dalam kabin, jadi pesawat saat ini adalah yang paling aman. ”

— Bacaan: Berawal dari kegiatan ekonomi di Yogyakarta, KAI bersiap mengoperasikan KA jarak jauh. Selain itu, menurut Yenny, saat pesawat mendarat di tempat tujuan, langsung disemprotkan disinfektan. – – – “Jadi saat penumpang naik pesawat, mereka sudah steril. Kalau begitu orang yang naik pesawat itu harus sehat-sehat saja, “kata Yenny.

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon