Perkiraan tren nilai tukar rupee Senin

Reporter Kontan Hikma Dirgantara melaporkan-JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Setelah tampil bagus pekan lalu, rupee diperkirakan mulai melemah awal pekan ini.

Rupiah di pasar spot pada Jumat (25/9/2020) berhasil naik 0,12% menjadi Rp 14,873 per dolar.

Nilai tukar rupee masih mencatat penurunan 0,94% dalam seminggu. Rata-rata nilai tukar Bank Indonesia (BI) adalah rupee yang turun 0,01% pada penutupan perdagangan pekan lalu. -Harga penutupan mata uang Garuda adalah Rp. US $ 14.951 sama dengan US $ 1, sehingga dalam seminggu terkoreksi 1,24%.

Lukeman Liang, Analis Asia Valbury Futures, mengatakan bahwa peluang depresiasi rupee seringkali terbuka.

Menurut dia, pelaku pasar yang masih enggan mengambil risiko ketidakpastian ekonomi akan menyebabkan indeks dolar AS menguat dan rupee melemah terhadap dolar AS.

Lukeman, Kepala Riset Ekonomi Pefindo Fikri, lain, Permana (C Permana) menilai, ‘rupee itu mungkin akan naik. — Ini karena pasokan dolar AS akan naik lagi setelah baru bergabung dengan rencana stimulus.

“Tambahan stimulus yang diusulkan Partai Demokrat sebesar $ 2,2 triliun akan memperkaya suplai dolar AS.”

Baca: BNI Hari Ini Kurs Dollar-rupee, Khusus Kurs Beli Rp. 14.502, dijual seharga Rp. 14.801

“Jadi dolar AS berpeluang terdepresiasi dan rupee pada akhirnya berpeluang menguat,” kata Fikri saat dihubungi Kontan.co.id, Minggu (27/9/2020). -Fikri meyakini pada transaksi Senin (28/9/2020), harga perdagangan rupiah berada di kisaran Rp14.720 hingga Rp14.970 / USD dan Rp14.970 / USD. .

Artikel ini awalnya tayang dalam bentuk tunai dengan judul: Berikut Ramalan Nilai Tukar Rupiah Selama Perdagangan Senin (28/9)

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon