Presiden ingin pemerintah, bank, dan korporasi ikut menanggung beban ekonomi

TRIBUNNEWS. Jakarta COM-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimbau pemerintah, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, perbankan dan pemangku kepentingan bisnis menerapkan konsep berbagi beban ekonomi pandemi Covid-19. -Perasaan.

“Saya menuntut konsep pembagian beban, dan sekali lagi menekankan konsep pembagian beban dan pain sharing, itu harus menjadi acuan bersama antara pemerintah, BI, OJK, bank peserta, dan pengusaha. Presiden akan berbagi beban pada Rabu (Juni 2020). 3 Maret) mengatakan pada rapat terbatas rencana stimulus ekonomi nasional: “Bagikan risiko secara proporsional dan ikuti prinsip kehati-hatian. — Baca: Presiden Jokowi sedang merumuskan rencana pemulihan ekonomi yang tepat dan cepat-dengan berbagi beban, berharap perusahaan dapat terus beroperasi dalam pandemi, sehingga terhindar dari PHK besar-besaran (PHK) ) .

Selain itu, sektor keuangan tetap stabil .

“Dan kami dapat menjaga agar roda ekonomi tetap berjalan. Katanya .

Menurut Presiden, triwulan I tahun ini Indonesia 2,97%.

Turun dari periode yang sama tahun lalu. Tahun sebelumnya sudah mencapai 5,07%.

Presiden berharap Di kuartal kedua, ketiga dan keempat, penurunan pertumbuhan ekonomi akibat pandemi Covid-19 mungkin akan dibatasi. “Setidaknya tidak. Dia mengatakan bahwa kami bahkan berharap ini akan pulih perlahan.

Oleh karena itu, Presiden menghimbau semua program stimulus ekonomi ditujukan untuk segera dilaksanakan.

Dari hibah hingga usaha mikro, kecil dan menengah besar (UMKM), penempatan dana bank yang terkena dampak restrukturisasi, penanaman modal nasional di BUMN, penyertaan modal kerja pemerintah, dll.

“Saya harap, saya ingin memastikan bahwa itu harus disimpulkan dalam dirinya:” Tindakan harus segera diambil, itu harus segera dilakukan. “

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon