Setelah PP diterbitkan, sisa saham BUMN Bukopin adalah 3,18%.

Laporan Reporter Tribunnews.com Reynas Abdila-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Bank Emiten PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) atau yang kini dikenal dengan saham BUMN PT Bank KB Bukopin Tbk hanya menyumbang 3,18% atau 1.034.232.376 saham– Begitulah sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 77 Tahun 2020 tentang perubahan struktur ekuitas negara melalui penerbitan dan penjualan saham baru oleh PT Bank Bukopin Tbk yang ditetapkan pada tanggal 29 Desember 2020. Bank Bukopin melonjak 256% -lihat juga: Bukopin meningkatkan diversifikasi produk- “Mengenai dukungan pemerintah kepada Bank Bukopin, hal ini tercermin dari saham Bank Bukopin yang dipegang oleh Republik Indonesia.Selama ini, sahamnya masih 3,18%, dan pengelolaannya memang menjadi tanggung jawab BUMN RI, ”dikutip dari keterbukaan informasi Enne Bursa Efek Indonesia.

Sesuai dengan Pasal 1 ayat 1 PP tersebut, Bank Bukopin menerbitkan saham baru melalui cara-cara sebagai berikut: Hak pemesanan atas dasar Preferential Public Offering (PUT). (Rights issue) pertama pada 2009, 2011, 2014, 2018 dan 2020.

Pada saat yang sama, Pasal 2 mengatur bahwa penerbitan dan penjualan saham baru sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 ayat 1 akan mengarah pada struktur ekuitas negara yang semula turun dari 21,73% dari seluruh saham yang disetor kepada PT Bank Bukopin. Tbk menjadi 3,18%.

Selain itu, pada tahun 2020, ketika pemerintah tidak memiliki hak memesan efek terlebih dahulu atau private placement, juga telah memperoleh tambahan modal untuk tidak ikut penyerapan saham baru, sehingga meskipun jumlah sahamnya tetap, bagian ini masih diencerkan (dikurangi).

Kita mengetahui bahwa BBKP melakukan penawaran umum perdana (IPO) pada tahun 2006. Pada saat IPO, struktur kepemilikan saham BBKP terus berubah karena “banyak transaksi perusahaan”. Laporan keuangan BBKP pada September 2020 mencatat penambahan modal melalui penawaran umum (PUT) V dan penambahan modal yang diperoleh tanpa hak pemesanan langsung telah disetujui oleh OJK. Co., Ltd. menjadi pemegang saham tunggal, memegang 67% saham atau menjadi pemegang saham utama.

Sisa saham BBKP juga dimiliki oleh PT Bosowa Corporindo, rasio saham 11,68%, dan pemegang saham lainnya 18,14%.

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon