Kipas yang dibuat oleh Pindad jauh lebih murah daripada yang diimpor

Reporter Tribunnews.com Reynas Abdila melaporkan – Jakarta TRIBUNNEWS.COM-general manager PT Pindad (Persero) Abraham Mose mengatakan dia siap membantu memproduksi peralatan kesehatan untuk respirator manajemen pasien Covid-19. Pinda telah membuat ventilator, yang dapat memberikan respirator untuk pasien dengan gagal napas. “Kata Abraham dalam sebuah pernyataan. Menurut Sabtu (25/4/2020) .- Membaca: Menurutnya, pencurian tidak dilarang dalam epidemi virus koroner-Permenhub-menurutnya, dalam Pindad dalam kerangka Korps Pertahanan BUMN mengikuti manajemen Kementerian Pertahanan dan BUMN, yaitu, dalam kondisi khusus (KLB) sangat penting. Dia mengatakan: “Ini seperti menggunakan sumber daya, mesin atau kemampuan insinyur.

Meskipun Pertahanan Nasional BUMN PT Dirgantara Indonesia juga bekerja sama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk memproduksi ventilator portabel yang disebut Vent-I (Indonesia Ventilator). Ia masih bisa bernafas.

sebelumnya , Presiden DPD RI La Nylala Mattalitti mendesak pemerintah pusat untuk menunjuk PT Pindad untuk memproduksi semua kipas yang dibutuhkan untuk rumah. Sakit di Indonesia.

Baca: Kisah 3 Orang-orang yang terisolasi di rumah berhantu di Sragen: tidak dapat menolak, sering kali Ini adalah binatang yang sangat indah

“Harga yang ditawarkan oleh Pindad jauh lebih rendah daripada produk impor. Dia berkata, “Komposisi bahan baku adalah 100% terlokalisasi.” Bayangkan bahwa biaya produk impor adalah antara Rs 9 crore dan Rs 1 crore. Pindad dapat menyederhanakan banyak hal, harganya jauh lebih rendah dari 10 juta rupee hingga 100 juta rupee. Jika pemerintah serius, tolong segera tetapkan Pindad untuk produksi massal, “lanjut La Nylala.

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon