Sorot aturan merger bank, ini adalah instruksi INDEF

Reporter dari Tribunnews, Fitri Wulandari-TRIBUNNEWS.COM, ekonom Jakarta-India Bhima Yudhistira (Otoritas Jasa Keuangan) Upaya OJK) telah merespons secara positif untuk mendorong adopsi lebih banyak kekuasaan yang terkandung dalam peraturan pemerintah untuk menggantikan undang-undang (Perppu)) 2020, Edisi 1.

Menurutnya, langkah-langkah yang diambil oleh Kementerian Perkeretaapian Jepang untuk mengantisipasi dampak kebijakan pemerintah memang terkait dengan relaksasi pinjaman satu tahun untuk individu dan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Memang benar bahwa selama pandemi virus Coron-19 (Covid-19), industri perbankan mengalami kemerosotan, dan merger banyak bank di Indonesia akan mendapat keuntungan dari merger tersebut. — Membaca: Doni Munardo menyerukan kepada orang-orang tanpa gejala bahwa virus korona adalah pembunuh potensial

Membaca: 3 aktor menyebar secara provokatif selama krisis sampai dibakar oleh Tangeran dan ditangkap oleh polisi

tetapi Apa yang telah dicatat sejauh ini adalah tingginya suku bunga bank domestik.

“Tujuan OJK cukup untuk meningkatkan lingkungan kompetitif dari terlalu banyak bank kecil, tetapi kapasitas modal mereka terbatas.” Untuk waktu yang lama, ini telah menjadi masalah bunga bank yang tinggi. Bhima mengatakan kepada Tribunnews, Jumat (10/4/2020) di sore hari (merger). “Selain itu bentuk hukuman dengan menambah modal minimum,” kata Bhima. – Pada saat bersamaan, menurutnya, di Corona Peningkatan situasi modal minimum di Cina dan krisis ekonomi saat ini tidak mudah. ​​— Bahkan bank yang ingin bergabung tentu akan melihat situasi ekonomi makro.

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon