需求PKPU KSP Indosurya Cipta obstient Restu

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Serikat Kredit Indosurya Cipta (KSP Indosurya Cipta) Permintaan Pembayaran Utang Ditangguhkan (PKPU) diberkati oleh hakim Pengadilan Niaga Pusat Jakarta. Tim pengacara Indosurya Cipta KSP menyampaikan pidato.

Untuk Kong Dan, pengacara Indosurya Cipta KSP menekankan bahwa ia selalu mengutamakan perdamaian.

“Jadi, sampai sekarang (kami) sedang mempersiapkan rencana perdamaian, semua pihak dapat menerimanya,” Kendra Indosurya Cipta anggota tim pengacara KSP Hendra Widjaya, Rabu (29 April 2020) .– –Tapi Hendra tidak bisa menguraikan konsep perdamaian seperti apa yang akan diajukan kliennya.

Baca: inisiatif “Satu Jalur dan Satu Jalan” untuk mengatur kembali 1,4 juta UKM dengan total pinjaman sebesar Rs 101 miliar.

Hendra menambahkan bahwa pelanggaran kontrak yang menjangkiti pelanggannya adalah akibat dari beberapa kasus di sektor keuangan negara itu.

“Berkenaan dengan insiden Jiwasraya, Minna Padi, Wanaartha Life, Hanson, banyak pelanggan telah menerima dana pada saat yang sama karena kekhawatiran. Ada banyak penarikan (terburu-buru),” kata Hendra. -Baca: Corona masih populer, pengusaha siap-siap untuk mempekerjakan kembali karyawan di bawah usia 40-Hendra tidak menanggapi pertanyaan Kontan tentang total dana publik yang dikumpulkan oleh Indosurya Cipta KSP . Hendra mengatakan: “Kami tidak dapat memberikan informasi terperinci. Kami akan menunggu manajemen PKPU mengadakan rapat kreditor.” Semua pihak di Indosurya memiliki niat baik.

Baca: Dengan BUMN memberikan beasiswa penuh untuk 40 siswa potensial, melalui seleksi online

– Pelanggan Elizabeth membayar kepada KSP Indosurya Cipta biaya Rs 15 crore. Di pihak penggugat, tagihan PKPU (yaitu Tirta) adalah Rp.4,47 miliar. Pengacara Tirta, Agus Wijaya, mengatakan dia berharap proses pertemuan dengan kreditor dan rencana perdamaian akan berjalan lancar.

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon