Pemerintah Prancis membatasi penerbangan dari Cina

Reporter dari Tribunnews.com, Dammamday-Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Pemerintah Prancis akan membatasi maskapai penerbangan Tiongkok seminggu sekali.

Selasa (12/7/2020) mengutip situs CNA, kebijakan ini merupakan tindakan pembalasan pembatasan pemerintah Prancis pada operasi Beijing Airlines.

Keputusan diumumkan oleh Kedutaan Besar Perancis di Beijing melalui situs resminya, dan telah berlaku untuk tiga maskapai China (yaitu Air China, Eastern Airlines, dan China Southern Airlines). — Bacaan: Popular International: Amerika Serikat membatalkan 25% dari denda pajaknya untuk Perancis | Pangeran Ratu

Meskipun pengumuman keputusan ini, pemerintah Perancis dan Cina masih mendiskusikan solusi untuk membatasi operasi penerbangan.

Sebelumnya, pemerintah Cina mengambil tindakan yang sama terhadap pemerintah Prancis pada 12 Juni 2020.

Namun, China hanya membatasi salah satu maskapai penerbangan, Air France, seminggu sekali. Menurut pemerintah Cina, ini disebabkan banyaknya penerbangan internasional yang diterima oleh negara tersebut. Mengontrol alasan penyebaran Covid-19, maka China membatasi jadwal penerbangan ke Shanghai karena tekanan. Menengah dan menyelesaikan masalah yang terkait dengan pencurian, “tulis ke kedutaan Cina.

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon