Kadin mendorong Pertamina untuk mempercepat pengembangan kilangnya

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) mendesak Pertamina untuk mempercepat pembangunan kilang – terutama yang sedang memperluas produk petrokimia. Memang, prospek kilang petrokimia dapat memberikan dukungan besar bagi berbagai industri nasional.

“Tidak hanya strategis, tetapi juga dukungan utama untuk industri nasional. Oleh karena itu, pengembangan kilang minyak harus dilanjutkan.” Kadin Indonesia, wakil ketua industri hulu dan sektor petrokimia, mengatakan kemarin. -Peran penting dari produk petrokimia dapat dilihat dari potensi pasar. Menurut Widjaja, bahkan potensi ini dapat melebihi 40 hingga 50 miliar rupee per tahun.

Baca: Tes Kepribadian Break telur emas berikutnya dan temukan rahasia Anda!

“Jika ekonomi tumbuh sebesar 7 persen, jumlah ini mungkin lebih. Jika harga energi tinggi, yang berarti bahwa tingkat konsumsi tinggi, itu bisa dua kali lipat. Ini hanya bahwa kita tidak dapat benar-benar mengatakan bahwa dia memperkirakan Kondisi pertumbuhan 5%. Mencapai 265 juta orang, permintaan petrokimia menjadi sangat tinggi.

Di sisi lain, masih ada beberapa perusahaan yang terlibat dalam industri petrokimia, termasuk TPPI Tuban dan Bontang dan Chandra Asri Grup.

Pentingnya kebutuhan ini telah menjadikan Indonesia sebagai importir produk petrokimia. Dari total permintaan, Vijaja melanjutkan bahwa hanya sekitar 30% dari permintaan yang memenuhi pasokan domestik. Dia berkata: “Sisanya Tujuh puluh persen masih diimpor.

Oleh karena itu, Vijaja terus bekerja dengan kilang petrokimia Pertamina, berharap hal ini akan sangat mengurangi impor produk-produk petrokimia. Dia berkata: “Air mineral yang kita minum setiap hari selalu diimpor.

Harga naphtha per botol air mineral adalah 0,01 sen. Sangat penting bahwa seseorang dapat menghitung nilai produk impor. Biasa. Dia berkata: “Gunakan pengganda rata-rata orang Indonesia, seperti 100 juta botol per hari. Ambil 3 kali dan kalikan dengan 365, Anda bisa mencapai miliaran rupee. “Suatu produk. Faktanya, produk petrokimia telah memasuki berbagai industri termasuk industri dalam negeri. Mereka disebut tekstil, sikat gigi, gelas minum, lingkaran, bola, bak mandi, wadah telepon, dll. -” Industri petrokimia sangat besar . Tetesan minyak dapat menghasilkan 20 kelompok industri yang berbeda. Setiap cluster terdiri dari beberapa sub-industri lainnya, cluster, “lanjutnya.

Terkait hal ini, Widjaja menambahkan bahwa, idealnya, Pertamina tidak hanya fokus pada bidang petrokimia hulu, tetapi juga pada bidang hilir. Menurutnya, kegiatan ini membutuhkan banyak investasi, dan itu bersifat jangka panjang, dan potensi manfaat yang didapat juga bersifat jangka panjang. (*)

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon