Menteri Keuangan mengharapkan ekonomi RI untuk mundur dari penghematan pada kuartal ketiga 2020

Reporter Tribunnews.com laporan Reynas Abdila-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berharap bahwa dengan dukungan kuat dari pemerintah, ekonomi Indonesia akan dapat keluar dari zona pengetatan pada kuartal ketiga 2020. Reorganisasi kredit UMKM sebagai pilar ekonomi. “Kami berharap bahwa perekonomian Indonesia akan mulai pulih dan tumbuh pada kuartal ketiga sehingga kami tidak akan terus berada di zona kontraksi. 2020.)

Mantan Direktur Utama Bank Dunia menunjukkan bahwa dukungan kredit tidak hanya diberikan kepada pelanggan bank Pinjaman, tetapi juga memberikan dana kepada UMKM yang memperoleh pinjaman dari lembaga keuangan.

Menurutnya, departemen UMKM tidak hanya mengatur ulang, tetapi juga menerima subsidi pemerintah. “Pemerintah telah lulus seperti ojek. Semua orang akan mendapat manfaat dari dukungan restrukturisasi. Pajak dan subsidi. Kami juga menyediakan dana untuk UMKM Pegadaian, UKM ini berlokasi di PMN Mekaar, Super Micro, Koperasi, Bank Wakaf. Kami juga memperkenalkan ini, “kata Menteri Keuangan.

Sebagai hasil dari langkah-langkah stimulus, Menteri Keuangan memperkirakan bahwa ekonomi akan menyusut. Setelah dipaksa untuk melambat

Baca: Memulihkan Ekonomi, BI Jawa Barat Mendorong UMKM untuk mengadopsi teknologi digital- “Pemerintah telah mengalokasikan semua sumber daya, kebijakan, jaminan, dan sangat sedikit sumber dana untuk sumber daya, katanya, untuk membuat ekonomi berkembang kembali.

Selain itu, pemerintah akan mempercepat pengeluaran untuk APBN tahun ini.

“Pemerintah juga mempercepat pengeluaran di tahap ketiga dan ketiga dengan cara ini. Dia menyimpulkan bahwa pada kuartal keempat, ekonomi Indonesia dapat tumbuh.

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon