Kembali ke zona merah, harga pembukaan rupiah Indonesia telah jatuh ke level 16.505 rupee.

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Rupiah Indonesia dari pasar tunai telah dibuka kembali di zona merah. Pada Kamis (2/4), rupee Pakistan jam 09.00, nilai tukar rupee terhadap dolar AS adalah 16.505 rupee.

Ini menghasilkan penurunan 0,33% dalam mata uang Eagle Airways dibandingkan dengan harga penutupan Rs 1.450 pada hari perdagangan sebelumnya. — Posisi konsisten dengan sebagian besar mata uang di wilayah ini. Won Korea Selatan turun 0,81% terhadap dolar AS, mendapatkan kembali mata uang terlemahnya.

Membaca: Membakar kembali mungkin merupakan gejala virus corona, berikut ini adalah sebuah penjelasan

Membaca: Tidak hanya manusia, virus corona juga telah menyebarkan 4.000 gajah di Thailand

Kedua tempat adalah Malaysia Ringgit, turun 0,50%. Selain itu, yen turun 0,29%. -RMB dan baht Thailand juga turun masing-masing 0,28% dan 0,24%. Kemudian datang Dolar Taiwan Baru, yang terdepresiasi 0,12%. Dolar Singapura dan peso Filipina masing-masing turun 0,06% dan 0,04%.

Sejauh ini, hanya dolar Hong Kong yang telah memasuki zona hijau setelah naik 0,003%.

Direktur TRFX Eagle Airlines Futures Ibrahim masih memprediksi bahwa bahkan hari ini, tren rupiah Indonesia akan melemah. Sentimen ini datang dari prediksi resesi ekonomi global akibat pandemi virus korona, yang menyebabkan investor semakin khawatir. “Situasi saat ini memaksa pelaku pasar untuk menghindari dan menjauh dari aset berisiko termasuk rupee. Akibatnya, rupee terdepresiasi lagi, “” “katanya. Rabu (1/4).

Dia juga memperkirakan bahwa nilai tukar mata uang Garuda hari ini adalah antara Rp 16400 dan Rp 16700.

berita ini Siaran di KONTAN, berjudul: Tetap, frustrasi bahwa rupee dibuka terhadap dolar AS dan jatuh ke Rp 16.505 (2/4)

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon