Sri Mulyani berbicara tentang perdebatan tentang kepala desa yang menanyai BLT

Reporter Tribunnews.com Yanuar Riezqi Yovanda

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan bahwa untuk mengumpulkan dana pedesaan, bantuan tunai langsung (BLT) telah berubah sebesar 30%. Kriteria bagi mereka yang bisa mendapatkan BLT sangat sederhana, mereka yang tidak memiliki Program Harapan Keluarga (PKH) dan kebutuhan dasar. Namun, selalu ada perselisihan di daerah tersebut. Beberapa orang mengatakan bahwa menurut kepala desa yang berbeda (penduduk), Anda harus mendapatkan a, b, c, d, tetapi menurut data lain x, y, z “, pertemuan virtual dengan Sela Mulli Sri Mulyani mengatakan di Komite Kesebelas Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jakarta (30 April 2020) bahwa ini akan muncul dalam distribusi teknologi Dana Desa. Pemilihan, Pilkades dan lainnya .

“Yayasan desa ini, kami masih mengumpulkan data. Dia mengatakan: “Pengumpulan data dapat dilakukan dengan bantuan sukarelawan desa, pengumpulan data terutama dari RT, RW, dan hasil pengumpulan data untuk keluarga miskin akan dibahas selama tinjauan desa.” Larangan Mudik kemudian ditambahkan Dokumen yang ditandatangani oleh CEO Bank Dunia dan kepala desa untuk mencapai hasil “Kami berharap bahwa proses bottom-up akan transparan dan meminimalkan perbedaan.”

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon