Masih frustasi, harga pembukaan Rupiah Indonesia turun ke Rp 15963 pada hari Jumat pagi

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Rupee tidak di bawah tekanan ketika dibuka untuk pasar spot. Pada Jumat (3/3) 08:20 Waktu Indonesia Barat, harga pembukaan rupee terhadap dolar AS adalah 15.963 rupee.

Dengan posisi ini, mata uang Garuda terdepresiasi 0,31% dari penutupan hari sebelumnya Rp. Nilai tukar dolar AS adalah 15.913.

Pagi ini transaksi mata uang Asia berbeda. Rupiah Indonesia menjadi mata uang terlemah di wilayah ini.

Baca: Rupiah Indonesia jatuh ke level terendah sejak 1998

Baca: News NEWS-Istiqlal, imam besar masjid, panggilan untuk ibadah keluarga

sama dengan tiga ringgit Mata uang ringgit Malaysia dan dolar Singapura juga turun masing-masing sebesar 0,10% dan 0,09%.

Pada saat yang sama, yen Jepang dan dolar Hong Kong juga turun masing-masing 0,09% dan 0,01%.

Nilai tukar mata uang won Korea terhadap dolar AS naik sebesar 2,17%, dan telah menjadi mata uang paling kuat saat ini. Diikuti oleh baht Thailand, yang naik 0,29%.

Perasaan bahwa Bank Indonesia telah melonggarkan kebijakannya tidak banyak berpengaruh pada pergerakan mata uang Garuda. Seperti diketahui, Kamis (19/3), BI memutuskan untuk menurunkan suku bunganya sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 4,5%. Keputusan itu dibuat dengan mempelajari situasi ekonomi global yang dipengaruhi oleh virus korona.

BI juga menurunkan suku bunga instrumen deposito sebesar 25 basis poin menjadi 3,75%, sedangkan suku bunga instrumen pinjaman berkurang 25 basis poin menjadi 5,25%. Kebijakan moneter tetap longgar dan konsisten dengan prakiraan inflasi yang terkendali dan langkah-langkah untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi. Selain itu, sebagai kelanjutan dari langkah-langkah stimulus yang diumumkan pada Januari dan 2 Maret 2020, BI sekali lagi memperkuat portofolio kebijakannya. Mendukung upaya untuk mengurangi risiko penyebaran Virus Corona (Covid-19) untuk menjaga stabilitas pasar keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi dalam tujuh tahap.

Namun, Garuda Futures Ibrahim, direktur TRFX, masih percaya bahwa mata uang Garuda akan melemah dalam transaksi hari ini. Alasannya adalah karena ada kasus coronavirus lain di Indonesia. Hingga Kamis (19/3), jumlah total virus corona positif di Indonesia mencapai 311 kasus, di mana 25 orang meninggal. “Rupiah Indonesia masih berpotensi melemah mendekati Rp. 15.800-Rp. Dia mengatakan, Kamis (19/3) bahwa setiap dolar adalah 16.150 dolar.

Berita ini disiarkan di KONTAN dengan judul: Rupee masih belum makan, turun 0,31% pada hari Jumat menjadi Rp 15.963 (3/3) pagi

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon