Menteri Perhubungan Budi berbicara tentang para peziarah yang masuk ke bandara

Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Karena kebijakan pembekuan visa Arab Saudi, akumulasi peziarah terjadi di Bandara Soekarno-Hatta. . Namun akumulasi peziarah telah terjadi.

“Sejak pagi, saya mengatakan kepada Associated Press II dan maskapai bahwa maskapai ini memberitahu jemaat untuk menunda perjalanan mereka ke bandara. Tetapi mereka sudah dalam perjalanan,” katanya. Di kantor PMK Menteri Koordinasi Jakarta (27), Kamis. / 2/2020) .

Baca: KPK menjarah sebuah tempat di Jakarta untuk menangkap mantan sekretaris AM

Baca: Sandiaga Uno mengunjungi Kerajaan Kesotoan Nusantara

Baca: Seorang pekerja imigran Indonesia, Taipei Diumumkan positif untuk coronavirus-katanya, sejauh ini, sudah ada 5 penerbangan ke Arab Saudi. Pada saat yang sama, jumlah penerbangan ke Arab Saudi dapat mencapai 100 kali seminggu.

Dia mengatakan bahwa rata-rata, ada sekitar 13 hingga 14 penerbangan setiap hari dari Indonesia ke Arab Saudi. Ini berarti bahwa jika satu penerbangan hanya membawa 150 orang, maka 13 penerbangan ke Arab Saudi telah mencapai 1950 penumpang.

“Ada 100 penerbangan seminggu dari Umrah, jadi ada sekitar 13 penerbangan sehari,” katanya. -Sebelumnya dikutip oleh Arab News, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi telah memutuskan untuk sementara menangguhkan izin visa untuk keperluan Umrah dan mengunjungi Masjid Nabawi mulai hari ini.

Arab Saudi juga telah menangguhkan visa turis untuk negara-negara dengan kasus coronavirus.

Tindakan ini diambil untuk mengambil tindakan pencegahan terbaik dan untuk melindungi keselamatan warga negara dan siapa pun yang berniat mengunjungi Arab Saudi dari Umra dan tujuan pariwisata. Diterbitkan di Kompas.com dengan judul “J Umrah menumpuk di bandara, kata Menteri Perhubungan”

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon