Mengikuti sistem kliring Bank Indonesia, pasar saham terus beroperasi

Wartawan Kontan melaporkan bahwa Nur Qolbi (Nur Qolbi), manajemen TRIBUNNEWS.COM-PT Bursa Efek Indonesia di Jakarta mengumumkan bahwa terlepas dari keberadaan Gubernur DKI Jakarta, Anes Basvedan (Anies Baswedan), perusahaan terus melakukan bisnis perdagangan saham. Hentikan atau kurangi aktivitas kantor, dan tutup fasilitas pengoperasian untuk mencegah penyebaran epidemi virus Coron-19 (Covid-19). Panggilan ini berlaku selama 14 hari sejak 20 Maret 2020. Ia harus melakukan kegiatan untuk menyesuaikan Bank Indonesia (BI). Dalam kontaknya dengan Kontan.co.id pada Sabtu (21 Maret 2020), ia berkata: “Selama BI dibuka, BEI terbuka.”

Laksono mengatakan bahwa transaksi kliring bank berada di bawah kendali bank sentral Dalam proses pembelian dan penjualan saham, semua transaksi dilakukan melalui bank. Karena itu, selama kegiatan BI dilakukan, BEI harus terus membuka layanannya.

Meskipun demikian, untuk memprediksi risiko penyebaran Covid-19 di lingkungan kerja, BEI menerapkan kebijakan untuk membagi area kerja (operasi terpisah) menjadi beberapa lokasi kerja. Sejak Jumat, 13 Maret 2020.

Baca: Mengikuti Banding Anies, 974 perusahaan di Jakarta mempekerjakan pembantu rumah tangga

“BEI melakukan bisnis di tiga lokasi berbeda,” kata Laksono. Sejak Rabu, 18 Maret 2020, BEI juga menerapkan sistem operasi.

Selain itu, BEI membatasi kegiatan sosial, pertemuan, dan kegiatan lain yang memerlukan interaksi dengan orang-orang. Banyak orang. –Baca: Penanggung jawab BNPB: Presiden Joe Covey memerintahkan untuk tidak menutup agunan

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon