Tanggapan Garuda setelah KPPU memutuskan kasus tiket

Reporter Tribunnews.com melaporkan pada hari Damawan Day-TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Indonesia Garuda Airlines terhadap KPPU yang diduga melanggar No. 5 Mei 1999, menargetkan 7 perusahaan Persaingan bisnis penerbangan.

Karena alasan ini, Garuda Indonesia mengumumkan telah sepenuhnya menghormati prosedur hukum yang sedang berlangsung.

Irfan Sebuahutra, CEO Garuda Indonesia, mengatakan bahwa keputusan KPPU diambil setelah pencarian dan peninjauan maskapai di banyak negara.

“Hasil pencarian dan tinjauan kebijakan harga jangka menengah untuk 2019, termasuk Garuda Indonesia, maskapai ini memiliki Garuda dan Citilink,” kata Irfan dalam sebuah pernyataan, Rabu (24/6/2020). -Baca: AINCA: Tujuan kami adalah mengembalikan kepercayaan penumpang, bukan untuk meningkatkan harga tiket-Irfan menambahkan bahwa ia tentu menyadari bahwa bisnis yang sehat telah menjadi fondasi penting dari ekosistem industri penerbangan dan karenanya dapat tetap kompetitif.

Baca: maskapai penerbangan tidak mengembalikan tiket tunai, yang merupakan penjelasan

Jadi, dalam tantangan yang semakin aktif dari industri penerbangan, kami memastikan bahwa kami selalu memperkuat komitmen kami terhadap tata kelola perusahaan, “kata Irfan.

Garuda Indonesia, Irfan terus mengatakan bahwa itu akan terus mendukung prinsip-prinsip kepatuhan dengan kebijakan yang ada.

Baca: Terlepas dari aturan larangan IMEI, smartphone pasar gelap masih dapat digunakan, itulah sebabnya – Baca: Andre ยท Andre Rosiade (Andre Rosiade) mengusulkan untuk dipecat, Arief Poyuono: Siapa dia? Anak-anak di Gerindra kemarin sore mengatakan: “Selain itu, kami juga fokus untuk mencapai kinerja bisnis terbaik. Ini konsisten dengan upaya untuk menerapkan prinsip dan peraturan perdagangan adil yang kompetitif, “kata Irfan.

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon