Produk-produk UMKM akan menjadi fokus pengeluaran pemerintah, senilai Rp 700 triliun

Laporan oleh Reynas Abdila, reporter Tribunnews.com di Jakarta-TRIBUNNEWS.COM, Jakarta – Mendorong usaha kecil dan menengah (UMKM) untuk menjadi pengeluaran prioritas bagi berbagai departemen dan lembaga pemerintah di Indonesia untuk membeli barang dan jasa pemerintah. -Menurut Menteri Koperasi dan PME Teten Masduki, potensi pengeluaran untuk produk-produk UMKM berjumlah Rp 700 triliun.

Saya mengetahui hal ini saat bertemu dengan Roni Dwi Susanto, kepala Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) di kantor LKPP di Jakarta, Rabu (17/6/2020).

Sekarang mereka dan LKPP sedang mempersiapkan UMKM untuk memasuki sistem LKPP. Tetten menunjukkan: “Saya berterima kasih kepada LKPP karena memprioritaskan pengeluaran kementerian / lembaga untuk produk-produk UMKM. Potensi pengeluaran sekitar US $ 700 triliun dapat dimaksimalkan untuk produk-produk UKM.” Dia mengakui bahwa data menunjukkan bahwa dalam e-commerce atau Di platform digital, jumlah peserta UMKM meningkat 36%. Dia juga optimis bahwa ekonomi nasional Indonesia akan terbantu oleh produksi nasional. Dia berkata: “Saya meminta Tuan Ronnie untuk menulis halaman khusus pada platform LKPP. Ini disambut oleh presiden, dan presiden menginginkan saya untuk memantau pasar.”

Sama seperti pemimpin LKPP Ronnie Devi Susan Sebagaimana dijelaskan Roni Dwi Susanto, sesuai dengan Keputusan Presiden No. 16 tentang pengadaan barang dan jasa publik pada tahun 2018, berbagai kementerian dan lembaga harus membeli produk dalam negeri.

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon