Jika OJK kembali bergabung dengan BI, apakah akan sulit bagi pemerintah untuk mengatur sektor keuangan?

Reporting Tribunnews.com reporter Yanuar Riezqi Yovanda-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Dosen dan kepala Pusat Informasi Pengembangan Regional LPPM UNS Lukman Hakim mengatakan bahwa Bank Indonesia (BI) menikmati independensi manajemen mata uang sesuai dengan hukum. -Menurutnya, akibatnya BI tidak bisa dikendalikan oleh pemerintah, maka kalau OJK milik BI saat ini, pemerintah tidak akan bisa mengganggu pengawasan sektor keuangan. Dia mengatakan: “Dalam kerangka lembaga independen, pemerintah tidak dapat secara langsung melakukan intervensi di bank. Semakin sulit untuk mengawasi sektor keuangan, jadi Anda harus berbicara dengan hati-hati.” 24 Juli 2020) .

Baca: Presiden OJK Jaksa Agung gagal mengawasi Jiwasraya. Selain itu, Lukman menjelaskan bahwa jika OJK nanti menjadi BI, BI akan menjadi agen atau super agen yang sangat kuat di luar pemerintah. Digabung dengan BI.

“Dia berkata:” Selama pandemi, jika ada rencana untuk membubarkan OJK, itu tidak akan efektif. Mentransfer fungsinya ke lembaga lain adalah sama. “BI dan OJK.

” Omong-omong, negara menyimpulkan dengan mengatakan: “BI, OJK dan pemerintah bekerja sama untuk menangani semua kemungkinan pandemi.”

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon