Pada tahun 2020, Prudential Indonesia melanjutkan program pendidikan asuransi dan pengetahuan keuangannya

Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Di tahun kelima, Prudential Indonesia terus melakukan kegiatan pendidikan tentang asuransi publik di sekitar produk asuransi tradisional dan hukum Syariah untuk meningkatkan pengetahuan keuangan Indonesia. Luskito Hambali, direktur pelanggan dan pemasaran Prudential Indonesia, sebuah perusahaan bernama “We Do It”, yang telah diarahkan sejak tahun lalu, mengatakan kampanye telah dikurangi menjadi empat tujuan, yaitu, kami melakukan kesehatan, kami melakukan kekayaan, kami melakukan teknologi dan Kami melakukannya dengan baik. — Melalui “We Make Wealth”, Prudential memberikan solusi dan membantu konsumen membuat rencana keuangan sehingga konsumen dapat meningkatkan kesehatan mereka di masa depan.

Dalam aktivitas ini, teknologi telah menjadi elemen kunci untuk berbagai inovasi yang dapat sepenuhnya memenuhi perubahan kebutuhan pelanggan.

“Kami telah mengintegrasikan inisiatif digital ke dalam strategi bisnis kami. Ini sejalan dengan semangat kami dalam melakukan teknologi,” kata Luskito.

Membaca: Mengendarai sepeda motor Surabaya-Yoga, ayah korban Sungai Susur Sungai menunjukkan penyesalan baru kepada putranya-Sejak 2019, Prudential telah menjalin kontak dengan perusahaan teknologi terkemuka dan dengan demikian menciptakan Ekosistem digital .

Pulsa aplikasi Prudential akan diperkenalkan dalam waktu dekat. Luskito mengatakan aplikasi tersebut tersedia untuk pelanggan Prudential dan komunitas. Besar.

Baca: Diduga rusak, rel kereta api Lumague ditumpuk dengan beberapa tumpukan batu

Luskito menambahkan bahwa perusahaannya juga mempertahankan tata kelola perusahaan yang baik atau baik Tata kelola perusahaan. Dengan mengutip undang-undang dan peraturan yang berlaku di seluruh proses bisnis yang melibatkan pelanggan, regulator, mitra bisnis, dan pemangku kepentingan lainnya. -Dengan menjaga semangat “kami melakukan perbuatan baik”, Prudential juga menyelenggarakan acara pada hari Jumat, 21 Februari 2020 dengan mengundang banyak wartawan media untuk berpartisipasi dalam kegiatan jurnalis untuk meningkatkan kualitas bidang keuangan.

Prudential Group juga mengundang para ekonom untuk mempelajari tren ekonomi Indonesia di masa depan. Dalam kegiatan ini, kami juga menganalisis cara membaca laporan keuangan perusahaan asuransi.

Luskito Hambali (Luskito Hambali) menjelaskan bahwa program “Master Wartawan Indonesia Prudent Class 2020” dirancang untuk mendukung jurnalisme. Dia mengatakan: “Pada acara ini, kami mencapai konsensus tentang bagaimana peserta industri memahami laporan keuangan perusahaan asuransi dan mendukung rencana pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan tingkat pengetahuan keuangan sosial di Indonesia.” Dia berkata .

Dalam acara ini Dalam presentasi tersebut, Prudential memperkenalkan ekonom Universitas Indonesia, dan Paula Faisal Hastiadidan Paul Setio Catono, direktur strategis Prudential Indonesia. Indonesia akan tumbuh sebesar 5 hingga 6% pada tahun 2020. Pada saat yang sama, asuransi jiwa hanya tumbuh 3% hingga 4%. Secara keseluruhan, industri asuransi akan tumbuh rata-rata 5% pada tahun 2020.

“Industri asuransi masih tumbuh, tetapi karena dampak Jivasraya dan Assabri, ada kecenderungan untuk melambat dibandingkan dengan 2019,” kata Fisla. Faisal

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon