OJK melaporkan bahwa 6,27 juta nasabah bank menerima keringanan kredit, dengan jumlah total Rp 655,8 triliun

Reporter Tribunnews.com Yanuar Riezqi Yovanda melaporkan-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melapor ke Kongres Dewan Perwakilan Rakyat ke-11 tentang pengurangan hutang atau rencana restrukturisasi – Ketua Dewan OJK Wimboh Santoso mengatakan bahwa pada tahun 2020 Pada 15 Juni 2008, 6,27 juta pelanggan menerima keringanan kredit sebesar 655,8 triliun rupee.

Baca: Pemerintah harus meramalkan bahwa fluktuasi ekonomi akan dipengaruhi oleh dinamika politik A.S. dan gelombang kedua goncangan Covid-19- “Pada 15 Juni, restrukturisasi telah mencapai 655,8 triliun rupee untuk 6,58 triliun pelanggan.” Itu ada di sistem perbankan, “katanya pada rapat kerja dengan Komite ke-11, Senin (22/6/2020). —” Pada saat yang sama, bantuan non-UMKM mencapai 356,98 miliar rupee, dan 1,1 juta debitur merasa lega. . Dia berkata. “Kebijakan mudah (GWM).

” Ini juga termasuk pembelian sekuritas. “Secara keseluruhan memiliki keuntungan lebih besar, diikuti oleh likuiditas di sektor perbankan dan keuangan. Kemarin saya mengucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia karena menurunkan suku bunga menjadi 4,25%, yang memberikan lebih banyak amunisi,” pungkasnya.

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon