Pengamat: Tidak ada pembekuan akun, perusahaan asuransi tidak membayar saham

Menurut laporan oleh reporter Tribunnews.com Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, Klaim Asuransi Jiwa Jakarta-WanaArtha belum membayar klaim asuransi yang telah kedaluwarsa karena sekuritas akun perusahaan telah dibekukan oleh pihak berwenang. Hari ini, selain AJB Bumiputera dan PT Asuransi Jiwasraya, memang ada banyak perusahaan asuransi swasta yang telah mengalami masalah likuiditas saat ini.

Baca: Tinjauan BPK melibatkan korban dari kebangkrutan pelanggan Jiwasraya

Perusahaan yang informasi asuransinya belum dibayarkan karena pembekuan rekening dianggap sebagai upaya untuk membentuk opini yang salah.

Dalam hal ini, Irvan melanjutkan bahwa ia sebenarnya menyalahkan penegak hukum atas upaya untuk meningkatkan industri keuangan Indonesia.

“Beberapa hari yang lalu, Wanartha mengatakan dia terpengaruh oleh pembekuan rekening yang dipimpin oleh Kantor Kejaksaan Agung. Pelacakan rekening yang terkait dengan operasi Jiwasraya dan transaksi reksa dana, tetapi termasuk Wanartha, Kresna, Indo Untuk beberapa akun termasuk kehidupan Surya dan Indo, Sinarmas memang memiliki masalah sejak awal, sebelum membekukan akun, “kata Irvan kepada wartawan di Jakarta, Jumat (14/2/2020) .

Oleh karena itu, katanya. Staf Otoritas Jasa Keuangan (OJK) harus segera membahas masalah perusahaan asuransi swasta yang mengklaim telah mengalami kerusakan akibat pembekuan rekening efek.

Baca: Pemerintah mendesak pemerintah untuk segera membayar klaim kepada pelanggan Jiwasraya

Tujuannya adalah untuk memperoleh informasi lebih rinci tentang masalah yang dihadapi oleh beberapa perusahaan asuransi. Dia menyimpulkan: “Akun mana yang memiliki masalah pembayaran polisi, karena asuransi benar-benar sakit karena gorengan.”

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon