Peraturan Kementerian Perhubungan diharapkan menghidupkan kembali industri penerbangan dalam pandemi

Reporter Tribunnews.com, laporan Hari Darmawan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-CEO PT Angkasa Pura (AP) II Muhammad Awaluddin mengungkapkan bahwa prevalensi coronavirus atau Covid-19 memang telah menghantam industri penerbangan. Menurutnya, dalam momok ini, pergerakan manusia dan barang dibatasi. Ini telah mengurangi hunian pesawat dan bandara yang tergantung pada mobilitas.

Awaluddin menjelaskan bahwa dalam lima tahun terakhir, sebelum Covid-19 ada di Indonesia, transportasi udara telah menjadi daya tarik masyarakat.

“Karena industri penerbangan ini, ia memiliki kelebihan seperti waktu perjalanan yang lebih cepat. Ia juga dapat mengunjungi daerah di luar Indonesia,” Awaluddin mengadakan pertemuan virtual di Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pada Jumat (12 Desember 2020) Dikatakan pada.

Oleh karena itu, dalam tahap normal baru atau tatanan kehidupan baru, Awaluddin masih berlanjut, berharap bahwa kejayaan industri penerbangan akan dipulihkan dan ekonomi akan dikembalikan ke stabilitas.

“Kami sangat berterima kasih kepada Kementerian Transportasi, yang telah mengeluarkan peraturan yang sangat mendorong industri penerbangan,” kata Awaluddin. Instruksikan bandara untuk menjamin kualitas layanan pilot kepada pengguna publik dan menentukan prioritas perjanjian kesehatan.

Baca: Hanya peraturan kesetaraan posisi yang diajukan ke organisasi pusat yang berlaku hingga 30 Juni 2020- -Baca: Plasa Cibubur mulai beroperasi secara normal, dan perjanjian kesehatan telah dikembangkan

“Tentu saja kita juga harus memastikan bahwa Penumpang yang terbang di bandara agar tetap sehat dan terhindar dari virus serta menekan penyebaran Covid-19 di bandara, Awaluddin mengatakan: “Selain itu, Awaluddin mengatakan bahwa pesawat ini banyak digunakan oleh masyarakat karena dapat dihubungkan ke berbagai wilayah Indonesia.

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon