BIS merestrukturisasi kredit ke 2,3 juta pelanggan yang terkena dampak Corona, dengan total platform debit sebesar Rp140,24 miliar

Seorang reporter dari Tribunnews melaporkan bahwa Fitri Wulandari

Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Bank Indonesia (BRI) Tbk santai 2.303.429 atau sekitar 2,3 juta pelanggan debitur yang terkena virus pandemi Corona (Covid-19) melalui restrukturisasi kredit.

Bantuan pengeluaran ini dikeluarkan dari 16 Maret hingga 26 Mei 2020, dengan total saldo debet Rp 140,24 triliun. -Sebagai Presiden Bank for International Settlements Sunarso (Sunarso) mengatakan dalam konferensi video dengan editor pada hari Jumat (5/6/2020).

Untuk menjaga bisnis berjalan lancar dalam pandemi ini, perlu Reorganisasi untuk menjaga kualitas aset (terutama aset kredit).

“Salah satu tujuan jangka pendek BIS adalah bahwa Sunarso sesekali menyatakan bahwa ia melindungi bisnis kami melalui” pekerjaan utama adalah menjaga kualitas aset melalui restrukturisasi, terutama kualitas aset kredit. “Mengenai manfaat dari restrukturisasi kredit BIS 2,3 juta pelanggan debitur, informasi terperinci ada di area mikro, hingga 1.158.804 pelanggan debitur yang telah menerima baki debet hingga 56,07 miliar rupee.

Kemudian, untuk industri kredit komersial populer, terdapat 1.040.150 pelanggan debitur yang menerima 18,67 miliar. Dataran tinggi debit rupee .— Baca: Pandemi Covid-19 Momentum meningkatkan kemandirian pangan — Baca: Sulsel menempati urutan keempat di antara kasus Covid-19 tertinggi di Indonesia, dan Menteri Kesehatan Jepang akan Kunjungan ke Makassar-78.392 pelanggan debitur pengecer industri makanan telah memperoleh platform peminjam hingga 57,52 triliun rupiah.-Selain itu, di sektor konsumen, 26.040 pelanggan debitur telah memperoleh 6,77 miliar rupiah Indonesia Periode stabilisasi pinjaman rupiah.-Di sektor komersial menengah, 42 pelanggan debitur menerima periode stabilisasi pinjaman sebesar 1,19 rupiah, triliun.

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon