Di Amerika Serikat, rupee terus menguat dan dolar jatuh

JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM-Di awal perdagangan pasar spot, Selasa (6 Juni 2020), nilai tukar rupee terhadap dolar AS naik tajam. Mengutip data Bloomberg (Bloomberg) 09.11 WIB, nilai tukar rupee terhadap dolar AS berada pada level Rp14.460, lebih tinggi 150 poin (1,03%) dibandingkan harga penutupan perdagangan hari sebelumnya di Rp14.610.

Ariston Tjendra, Direktur Riset dan Pendidikan Berjangka PT Monex Investindo, mengatakan kerusuhan di Amerika Serikat telah membawa sentimen positif bagi suksesnya peredaran mata uang negara. Ariston mengatakan kepada Kompas.com: “Karena protes keras di Amerika Serikat yang dapat mengganggu kegiatan ekonomi di Amerika Serikat, nilai tukar dong terhadap dolar AS telah meningkat.” Membaca: LPS mengurangi suku bunga yang dijamin menjadi 5,5% dan nilai tukar 1,5%. Nilai tukar mata uang asing adalah 1,5% -Ariston mengatakan bahwa selama pandemi, pasar masih merespon positif rencana untuk membuka kembali kegiatan ekonomi.

Di sisi lain, potensi perang Tiongkok-AS dapat dilawan.

Selain itu, China berencana untuk menunda pembelian produk pertanian dari Amerika Serikat.

Ariston memperkirakan bahwa rupee hari ini akan berada dalam kisaran dukungan dari 14.500 rupee hingga 1 dolar AS, pada 14.450 rupee hingga 1 dolar AS. Potensi resistan sekitar Rp14.700 per dolar.

Protes yang diprakarsai

Sebelumnya, dilaporkan bahwa protes rasial dipicu oleh pembunuhan seorang George Floyd (George Floyd) kulit hitam hitam dari seorang pria yang digunakan oleh polisi yang menggelitik. Setelah leher menempel di lehernya. Senin (25/5/2020) di Blank, Minneapolis, Minnesota.

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon