Pendapat Rektor UI tentang daya beli bahan bakar

Report oleh Tribunnews.com reporter Reynas Abdila-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Profesor Ari Kuncoro, Presiden Universitas Indonesia, percaya bahwa dengan munculnya Covid, harga minyak mentah global telah turun karena permintaan yang lemah atau permintaan pasar yang menurun. 19 pandemi.

“Pertama, permintaan industri penerbangan sangat berkurang, kedua, daya beli rumah tangga dan usaha kecil dan menengah menurun, dan kedua, karena faktor WFH, bahan bakar di sektor transportasi berdampak pada darat,” kata Ari, Jumat. (12/06/2020) mengatakan dalam diskusi virtual yang dipandu oleh BPH Migas di Jakarta-Profesor Ali menambahkan sudut pandang berikutnya, yaitu kesadaran dan permintaan masyarakat perkotaan akan fluktuasi harga minyak dunia. -Dia menjelaskan: “Masyarakat berharap ketika harga minyak dunia turun, harga BBM akan turun. -Dia mengatakan untuk mengelola pasokan bahan bakar yang kurang terserap ini, BPH Migas atau pihak terkait akan mempercepat transformasi digital dan menggunakannya sebagai Business Process-Read: Lima anak laki-laki diminta untuk menyebarkan fakta sebenarnya di balik cerita viral, orang tua meninggal karena Covid-19-kematian, dan pentingnya reorganisasi untuk membuat keputusan yang lebih reaktif. — “Agar magang meresmikan beberapa pekerjaan mereka di rumah,” kata Profesor Ari.

Membaca: Skandal pernikahan aneh ini akhirnya terungkap, dan pria itu menipu pengantin wanita untuk segera mewujudkannya

Dia Menurut saya inilah yang terpenting untuk mengembalikan daya beli BBM dalam proses transisi normal yang baru.

Pak Fanshurullah Asa, Kepala Badan Regulasi Hilir Migas (BPH Migas), pada dasarnya menjelaskan jenis kebutuhan bahan bakar umum (JBU) Penurunan Signifikan.

Baca: Orang BIN Erick Tohir Angkat Bambang Sunarwibowo Jadi Komisaris PT Aneka Tambang

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon