Virus Corona dan dampaknya terhadap industri pariwisata Bali: hotel-hotel sepi, kontrak karyawan yang tidak diperluas

Indonesia, TRIBUNNEWS.COM-Epidemi virus corona yang masuk ke Indonesia mempengaruhi industri pariwisata di Bali.

Banyak pemerintah berharap virus korona menyebar, seperti melarang sementara imigran dari Iran, Italia dan Italia. Korea Selatan dianggap sebagai salah satu alasannya. .

Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS), pada Januari 2020, jumlah wisatawan asing yang masuk ke Indonesia turun 7,62% menjadi hanya 1,27 juta. — Angka ini lebih rendah dari jumlah total Desember 2019 yang mencapai 1,37 juta kunjungan, meskipun sedikit lebih tinggi dari Januari 2019, tetapi mencapai 1,2 juta kunjungan.

Banyak kunjungan dibatalkan

Baca: Virus Corona menyebar di 102 negara / wilayah, lebih dari 110.000 orang.

Itu terjadi di Denpasar, Bali. -Lunch Tribun-Bali. com, pembatalan atau pembatalan kunjungan dan situasi di beberapa hotel berlanjut.

Menurut data Kadisparda Dezire Mulyani di Denpasar, hingga Senin (9/9/2020), rata-rata pekerjaan (menginap di hotel) hotel di Denpasar hanya 50% -pada sidang, ia mengumumkan : “Banyak pembatalan wisata yang dikonfirmasi akan berlanjut hingga Mei tahun depan. Banyak agen perjalanan luar negeri di Bali, khususnya Kota Denpasar, telah membatalkan atau membatalkan banyak perjalanan.” Senin (3/9/2020) Sore harinya, Komite II DPRD di Kota Denpasar

merasakan hal yang sama di daerah itu. Karangasem .

Membaca: Menarik, Apple memungkinkan karyawan untuk bekerja dari rumah untuk menghindari virus Corona

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon