11,9 juta UKM dan 22.000 pekerja menerima bantuan untuk pembayaran yang terlambat

Reporter Tribunnews.com Taufik Ismail melaporkan-TRIBUNNEWS. Jakarta, COM-Dalam menghadapi dampak ekonomi dari pandemi virus korona, pemerintah akan menyediakan 11,9 juta usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dengan angsuran yang ditangguhkan dan bantuan pembayaran bunga. — Selain perusahaan kecil dan menengah, pinjaman juga diberikan kepada 22.000 pekerja Indonesia yang berpartisipasi dalam Kredit Perusahaan Rakyat (KUR). -Baca: Bagaimana perwakilan asing di Indonesia memenuhi kebutuhan dasar warga negara Indonesia dan bukan alasan untuk pengiriman uang – Siaran pers oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani setelah pertemuan terbatas pada hari Selasa Pertemuan itu mengatakan: “Kami juga akan memberikan 11,9 juta won kepada UMKM, termasuk 22.000 TKI akan menerima pengaturan ditangguhkan KUR untuk pokok dan bunga. Pada tahun 2020),

Kredit kredit juga berlaku sesuai dengan peraturan Sri Mulyani 11,4 juta orang berpartisipasi dalam Kredit Umi (Ultra-Mikro) dan Meekar (Ekonomi Keluarga Sejahtera). Kuncinya adalah untuk benar-benar mencapai ini dari seluruh anggaran pemerintah, sehingga apa yang dikatakan Pak Halim, tidak akan ada yang ditolak (d’Assist ), kami akan terus meningkatkan database untuk semua program bantuan sosial dan bantuan. Dia mengatakan bahwa usaha kecil dan menengah memang dapat mencapai tujuan mereka .— Selain itu, menurutnya, langkah-langkah tertentu saat ini sedang dipelajari untuk membantu masyarakat akar rumput lainnya merespons Pandemi korona.

Baca: RSPI Sulianti Saroso merawat 12 pasien yang positif virus Corona dan 14 pasien yang diawasi – misalnya, bantuan kepada petani di luar KUR dan Umi.

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon