Momentum kebangkitan negara-negara pintar selama pandemi Covid-19

Jurnalis Andy Dwijayanto-Jakarta, TRIBUNNEWS.COM-Bencana tidak selalu mendapat review negatif. Pandemi Covid-19 yang terjadi kali ini dapat mendorong munculnya konsep negara cerdas. Ide negara pintar adalah menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk mengintegrasikan infrastruktur suatu negara.

Tujuannya adalah untuk meningkatkan efisiensi, meningkatkan layanan publik dan meningkatkan kesejahteraan warga negara.

John Vong, seorang dosen di Sekolah Bisnis Institut Internasional Ilmu Pengetahuan Manusia (i3L), Indonesia Meskipun konsep negara cerdas telah diperkenalkan sejak 2015, kini telah menjadi kenyataan di bawah normal baru. — Negara cerdas berarti pendidikan tanpa sekolah, perawatan medis tanpa rumah sakit dan layanan perbankan tanpa bank. Orang pintar membutuhkan orang pintar, dan orang pintar tentu saja membutuhkan pendidikan cerdas. Pendidikan terapan akan memainkan peran yang sangat penting, “kata John, Senin (29 Juni 2020).

Baca: Menteri Agama: Selama pandemi Covid-19, keluarga harus menjadi model sumber daya

he Ditambahkan bahwa para guru harus dilatih untuk memastikan bahwa mereka memahami bagaimana memberikan pelatihan yang tepat kepada siswa. Siswa juga harus melatih siswa untuk bekerja di industri baru seperti telemedicine, transportasi elektronik atau teknologi keuangan. Oleh karena itu, hasilnya harus Bisa menjadikan negeri ini negara pintar.

Pemerintah saat ini sedang menerapkan peraturan tentang penangguhan kelas dan pendidikan tinggi. Pendidikan schoolless yang telah diperdebatkan sejak 2015 secara bertahap menjadi kenyataan, tetapi banyak guru dan siswa yang belum siap Menghadapi kenyataan ini, meski masih banyak rumah tanpa koneksi internet.

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon