Penggerak ekonomi lokal yang dibutuhkan dapat diadaptasi selama penerapan standar baru

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM-Senator Jawa Tengah Casytha A. Kathmandu mengatakan, pandemi Covid-19 atau virus corona saat ini cukup menggemparkan karena berdampak besar pada usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). – Fakta Menurutnya, UMKM Indonesia telah banyak menyerap tenaga kerja dan merupakan salah satu partisipan penting dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah, oleh karena itu perlu pengawalan khusus dari semua pihak. Ambil contoh Jawa Tengah. Sektor tersebut didominasi oleh UMKM dengan tingkat penyerapan tenaga kerja mencapai 80%. -Membaca: Menteri Teten mendorong para pedagang UMKM untuk mulai beradaptasi dengan pasar online- “Daerah dengan UMKM terbesar merupakan daerah di daerah Banyumas. Menurut pengamatan saya, ketika ada tajuk, bidang UMKM terpukul keras. Saya langsung memeriksanya. Klik. Saya kira ini karena tidak semua UMKM paham bahwa produknya masih bisa dijual secara online, ”ujarnya dalam diskusi virtual bertajuk“ Darurat Pandemi: Melindungi Perekonomian Lokal Menuju Normal Baru ”. Diselenggarakan oleh Jaringan Pahlawan Lokal (LHN). — Menurut Casytha (Casytha), masalah utama usaha kecil dan menengah saat ini adalah tidak bisa mengembalikan kredit, karena terbatasnya transaksi perdagangan, pasar stagnan dan bahan baku juga digunakan untuk produksi. -Oleh karena itu, bantuan stimulus pemerintah kepada UKM lokal tidak diragukan lagi meringankan beban mereka. Dia mengatakan: “Pemerintah sudah memberikan stimulus, yang diberikan kepada usaha kecil dan menengah yang terkena virus corona, itu bagus.” – Dia berharap UMKM dan penggerak ekonomi lokal bisa segera beradaptasi dengan penerapan standar baru dan memanfaatkan yang ada. Semua peluang. — Casytha (Casytha) juga mendesak pemerintah daerah untuk mendorong dan membantu mereka membuat rencana secepatnya agar UMKM bisa digital.

Selain itu, menurut seorang perempuan di Jawa Tengah, rencana perlindungan sosial yang ada akan segera dibayarkan, sehingga masyarakat segera dibenahi dan UMKM dikembangkan kembali.

Baca: Syarief Hasan: Prioritaskan UMKM dalam Pemulihan Ekonomi Tanah Air

Kesepakatan dengan Peneliti LIPI Casytha Maxsonius menyebutkan bahwa Indonesia sedang menghadapi krisis yang tidak dapat diperkirakan oleh para ekonom. -Dalam rangka memulihkan situasi ekonomi saat ini, ia mengatakan bahwa kata-kata khusus diperlukan karena virus korona ini telah memukul sektor permintaan dan penawaran dan menyebabkan ekonomi nasional ambruk. Dia mengatakan: “Ketika menerapkan normal baru atau ‘normal’ baru, beberapa konsep / formulasi kebijakan berdasarkan penguatan regional harus mempromosikan pengembangan ekonomi nasional,” diumumkan.

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon