Setelah melonggarkan pembayaran premi, AAJI menyerahkan kepada masing-masing perusahaan asuransi

Laporan reporter Tribunnews, Fitri Wulandari (Fitri Wulandari) -Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menyambut Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhadap Coronavirus (Covid-19). -Namun demikian, asosiasi percaya bahwa penerbitan polis asuransi tidak mewajibkan perusahaan asuransi untuk menunda pembayaran premi asuransi untuk pelanggan mereka.

“Santai peraturan tentang pembayaran premi asuransi tertunda yang disebutkan dalam surat OJK tentang counter. Ketua Dewan Direksi AAJI Budi Tampubolon mengumumkan dalam siaran pers pada hari Minggu (5 April 2020),” Penerbitan reguler tidak benar. Kewajiban yang harus dilakukan oleh perusahaan asuransi. Menurutnya, setiap perusahaan asuransi Budi mengatakan apakah polis longgar seperti itu bisa dilaksanakan.

“Ini adalah polis yang bisa diadopsi oleh setiap perusahaan asuransi. “-Baca: Asupan vitamin C dalam jumlah besar memang bisa efektif melawan” virus Corona “mengacu pada pelonggaran tenggat waktu bagi pelanggan perorangan, pelanggan retail atau pembayaran premi dalam bentuk Trepres atau jangka waktu 4 bulan Masa tenggang .

Baca: Bahan alami kurkumin b kehilangan kekebalan, tapi tidak minum obat COVID-19 — “(santai) hanya bila perusahaan asuransi menggunakan tagihan bonus hingga 4 bulan sebagai perhitungan tingkat solvabilitas Aktiva yang dibolehkan itu wajib “.

Baca: Garuda Potong Penerbangan Domestik dan Internasional

Terkait kebijakan counter cyclical Bank Jepang, Budi meyakini hal itu dilakukan di tengah krisis finansial Dalam kurun waktu tersebut, stabilitas industri keuangan non bank (IKNB) tetap terjaga, terjangkit wabah korona yang meluas.

Kebijakan countercyclical yang dikeluarkan OJK untuk industri asuransi menetapkan tenggat waktu pelaporan berkala OJK diperpanjang, dan diadakan conference call untuk menilai kapabilitas para pihak utama. Serta kesesuaian dan kelonggaran perhitungan solvabilitas perusahaan.

Namun, dia mengingatkan bahwa kebijakan fleksibilitas ini tergantung pada pilihan masing-masing perusahaan asuransi.

Dalam surat OJK S-11 / D. Pada 05/2020, tepatnya pada 30 Maret 2020, diumumkan bahwa industri asuransi dapat mengendurkan batas waktu pembayaran premi 4 bulan bagi individu atau perusahaan.

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon