Rully Indrawan: Covid-19 menyebabkan penurunan kesejahteraan masyarakat yang tidak normal

JAKARTA TRIBUNNEWS.COM – Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah mengadakan pertemuan virtual dengan beberapa peserta Koperasi Simpan Pinjam (KSP) dengan tujuan menciptakan sinergi dalam pandemi Covid-19. Rully Indrawan dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah mengatakan dalam jumpa pers virtual yang digelar di Jakarta, Kamis (23/4/2029), pertemuan dengan para pemangku kepentingan KSP bertujuan untuk menjalin kemitraan antara pemerintah dan pemerintah saat terjadi wabah korona. Sinergi. . , Sangat mengurangi kesejahteraan populasi. Dalam hal ini, tidak ada pihak yang benar-benar diuntungkan. Dan situasi ini tidak tahu berapa lama itu akan berlangsung. Negara ditentukan menurut kemampuan dan statusnya.

Namun, kami menyadari bahwa kami tidak dapat mengajak seluruh komponen masyarakat untuk berpartisipasi sebaik mungkin dalam menghadapi kompleksitas masalah ini. Selain untuk menjalin sinergi antara perencanaan dan organisasi koperasi yang dibentuk oleh pemerintah (khususnya Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah), juga bertujuan untuk mencapai tujuan. Ia menjelaskan, khususnya KSP.

Kecuali mengundang KSP dengan jumlah nasabah dan cabang yang banyak, jangan melakukan hal-hal yang membuat masyarakat merasa tidak nyaman dan merugikan masyarakat baik materil maupun non materil.

“Padahal, Rully mengaku hal ini tidak boleh menurunkan citra koperasi dan perusahaan.

Dalam virtual meeting, ia disumbangkan oleh 45 pengurus KSP ke seluruh Indonesia. Staf tetap Agus Santoso (Agus Santoso), Menteri Pengawasan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kementerian Hukum, Koperasi dan Keuangan, menyatakan bahwa selama kurun waktu tersebut, Surat Nomor 158 Tahun 2020 sudah diserahkan kepada Gubernur dan Kapolda. Indonesia khawatir. Melindungi kelangsungan bisnis, terutama untuk KSP.

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon