Sri Mulyani menyetor 50% dari Rp 5,16 triliun kepada Dana Bagi Hasil Jakarta

Wartawan Tribunnews.com Yanuar Riezqi Yovanda melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan total dana bagi hasil (DBH) DKI Jakarta tahun anggaran 2019 sebesar Rp 5,16 triliun. Pada saat yang bersamaan, pemerintah pusat telah melunasi sisa utang DBH sebesar Rp 19,35 miliar pada tahun anggaran 2018.

Pada tahun anggaran 2019, hanya 50% dari Rp 5,16 triliun yang dibayarkan.

Dia Dalam conference call yang diadakan di Jakarta, Jumat lalu (8 Mei 2020), ia mengatakan: “Pada tahun anggaran 2019 kita mengalokasikan Rp 2,58 triliun, yaitu 50% dari 5 negara, atau 16 triliun rupiah. Gambar di atas-baca: Dua anak di bawah umur dari kelompok Anarko divonis 4 bulan penjara-menurut Sri Mulyani, sisanya akan segera dibayarkan setelah laporan keuangan pemerintah pusat selesai. Ia mengatakan: “DBH DKI Jakarta membayar 2,6 triliun rupee, termasuk 19 rupee, kurang bayar 35 juta rupee pada tahun anggaran 2018 dan 2,56 triliun rupee pada tahun anggaran 2019.” Badan Pengawas Tertinggi (BPK) melakukan audit.

“Sisanya akan ditentukan dan didistribusikan pada tahap selanjutnya. Tentunya setelah dilakukan peninjauan BPK,” ujarnya.

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon