Jika karantina regional diterapkan, anggaran dapat digunakan untuk melindungi kehidupan orang

Menurut reporter Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono – Jakarta TRIBUNNEWS.COM – Komite Kesembilan Dewan Perwakilan Rakyat, pemerintah sedang mengkarantina wilayah untuk pengobatan virus korona atau COVID-19.-Seorang anggota Intan Fauzi dari Komite Kesembilan Republik Demokrasi Rakyat mengatakan Setelah melakukan karantina regional, negara harus memastikan kelangsungan hidup ekonomi kelompok yang kurang beruntung.

Pasal 55 Undang-Undang Kesehatan dan Karantina mengumumkan pada 6 Juni 2018 kebutuhan dasar pakan manusia dan hewan di daerah karantina. Karena itu, ini adalah tanggung jawab pemerintah.

“Perlu prioritas APBN, jadi secara matematis ruang pembiayaan sudah cukup. Oleh karena itu, perlu realokasi APBN 2020 untuk melaksanakan kebijakan penguasaan bersama 19 negara”, ”Intan (Intan) Saya sampaikan kepada wartawan di Jakarta, Selasa (31/3/2020) .

Baca: Kabar gembira! Guru Besar PUFF, Nukleus Farma dan Yayasan Nidom Kembangkan Obat Covid-19

Selain itu, Intan mengatakan telah merilis Dukungan regulasi terkait pengelolaan anggaran, yakni Peraturan Menteri Keuangan Nomor 6 Tahun 2020 tentang Pengalokasian Objek Khusus.Dana Bantuan Operasional Dana Perawatan Kesehatan (DAK)

Baca: Informasi Lengkap 28 KA Jarak Jauh Mulai 1 April Batalkan itinerary- “Dana juga sudah siap dan dapat digunakan di BNPB, dan dana tersebut tersedia dan dicadangkan oleh pemerintah untuk tambahan bencana. “Dia menjelaskan.-Politisi PAN juga mengatakan bahwa pemerintah harus segera merumuskan kebijakan jaring pengaman sosial untuk semua orang di risiko kesehatan dan ekonomi .-” Model bantuan disesuaikan sesuai dengan tingkat kebutuhan masyarakat, mengatakan kepada kedua belah pihak: ” Karena itu, semua orang bisa mendapatkan bantuan, terutama pekerja informal seperti saya, seperti Li Mansion, ojek dan lain-lain, “kata Intan. , Tapi misi menyelamatkan nyawa manusia tidak bisa ditawar. “

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon