Pertamina dan Inalum-PLN sedang bersiap membangun pabrik aki mobil listrik

Reporter Tribunnews.com Reynas Abdila melaporkan-Jakarta TRIBUNNEWS.COM-Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mencontohkan pihaknya bersedia membangun pabrik baterai untuk kendaraan listrik (EV) atau kendaraan listrik. -Pertamina bekerja sama dengan dua perusahaan. Perusahaan energi publik lainnya seperti PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum dan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN sedang mengembangkan industri aki kendaraan listrik.

Baca: Pengembangan Aki Listrik Daimler Gandeng CATL, Daya Jelajah 700 Km-Bacaan: Mobil Listrik UGM Raih 4 Penghargaan di International Formula Electric Competition

“Pertamina terjun ke bisnis dan mendirikan aki EV Pabrik. “Untuk membangun pabrik baterai bersama Nick (Inalum) dan tim PLN. Bahan baku Indonesia banyak, “kata Nicky dalam diskusi di Jakarta, Senin (8 Agustus 2020). -Nicke menjelaskan, kerja sama strategis ini akan difokuskan ke Inalum ke depan. Kantor hulu untuk bahan baku. Pemasok. Pada saat yang sama, PLN fokus di daerah hilir sebagai distributor, dan Pertamina sedang mempersiapkan prosesnya.

“Jadi, baterai ini tidak hanya digunakan untuk transportasi, tapi juga bisa digunakan di daerah terpencil. Untuk tenaga baterai, katanya, misalnya, kendaraan listrik bertenaga surya bisa dijadikan distributor, “sumber tenaga darurat modular” di daerah yang tidak membutuhkan penyimpanan berkapasitas besar tapi hanya butuh sistem tenaga. Luhut Binsar Pandjaitan, Komite Koordinasi Maritim dan Investasi, meyakini hilirisasi mineral yang digalakkan pemerintah bisa menjadikan Indonesia pemain utama baterai litium untuk kendaraan listrik. “Tapi setidaknya ada pengakuan ini. Diperkirakan 10 miliar dolar AS untuk tahun ini. Ini angka penting,” kata Menteri Koordinator Luhut dalam keterangannya akhir bulan lalu.

Menurutnya, industri hilir pertambangan memegang peranan penting dalam menopang pasca perekonomian. -Pandemi Covid-19 .- — Memang industri hilir belum banyak terpengaruh, dan ekspor produk sampingan yang dihasilkan oleh pabrik pengolahan semakin menunjukkan efek positif. Untuk keperluan kendaraan listrik lainnya. “Kami akan menjadi pemain utama baterai lithium,” jelas Menteri Koordinator Luhut.

Leave a Comment

download s128 apk_s128 apk_adu ayam saigon